Nelayan Tak Melaut Saat Imlek

KBRN, Tarakan : Tahun baru Imlek bagi Warga Tionghoa bertepatan 12 Februari 2021 mendatang. Tahun baru kali ini dianggap banyak orang dapat mengubah peruntungannya di tahun 2021 atau tahun 2572 Hitungan Cina. Hal itu sejalan dengan para Nelayan. Menjelang Imlek merupakan hari yang bahagia, karena harga komoditi perikanan mengalami kenaikan yang biasanya Rp200 ribu - Rp400 ribu, bisa naik menjadi Rp500 ribu - Rp700 ribu. Ketua Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Kaltara, Rustan membenarkan, saat ini harga komoditi ikan jenis eksport melambung tinggi. Namun hanya berlaku beberapa hari. Peran pengepul atau pembelian tutup dan baru buka kurang lebih 2 pekan. Hal itu mempengaruhi nelayan tidak bisa melaut, karena tempat penjualan tidak ada, sementara ketika dijual dipasar harganya tidak sesuai.

“ Yang menajdi persoalan adalah tiga hari sebelum hari H, atau pasca imlek, itu juga jadi persoalan. Karena pengusaha-pengusaha penampung ikan ekspor itu tutup. Sehingga jadi masalah bagi kita,” tutur Rustan, Rabu (10/2/2021)

Lebih lanjut Rustan, mewakili suara nelayan berharap keberadaan pemerintah Kota atau pihak lainnya yang terkait , untuk bisa memberikan jalan / agar selama imlek nelayan tetap melaut mencari nafkah untuk keluarganya.(*)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00