Penambahan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas

Jumlah pelanggan PLN Tarakan, setiap tahun diproyeksikan meningkat hingga 8 persen. Dengan meningkatnya jumlah pelanggan ini, PLN Tarakan memerlukan pembangkit listrik lagi untuk dapat mengatasi adanya proyeksi peningkatan pelanggan setiap tahunnya.

Manajer PLN UP3 Kaltara, Suparje Wardiyono menuturkan, saat ini PLN Tarakan memiliki daya sebesar 53 MW. Beban puncak pukul 17.00 Wita hingga pukul 22.00 Wita, sebesar 43 MW. Dengan sisa 10 MW ini, bisa dijadikan cadangan.

Ia mengungkapkan, dengan adanya Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) 2×18 MW yang saat ini masih masuk Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) tahun 2019-2028, diharapkan dapat mengakomodir peningkatan jumlah pelanggan.

Selain dapat mengatasi proyeksi pertumbuhan pelanggan, PLTMG ini nantinya juga dapat mengakomodir kebutuhan investasi di Kota Tarakan. Salah satunya rencana pembangunan pabrik baja, nikel, perikanan dan kelautan yang sudah masuk dalam program kerja wali kota.

Suparje mengaku untuk proses PLTMG ini sudah ada di tingkat pusat. Namun, belum bisa dipastikan kapan akan terealisasi. “Yang jelas kami sudah mempersiapkan lahannya di Jalan Gunung Belah,” tuturnya, Senin (8/2/2021)

Sedangkan untuk pengadaan PLTMG 2×18 MW, menurut Suparje ada beberapa opsi yang bisa dipilih, mulai dari membeli baru, menyewa hingga melakukan relokasi mesin PLTMG dari daerah lain.(*)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00