UMKM Sambut Ajakan Bupati Kelola Potensi Lokal

Sejumlah menu jajanan hasil olahan UMKM Malinau yang disajikan dalam HUT ke-3 UMKM Jumat (28/1/2022) tahun ini .jpg

KBRN – Malinau: Ajakan dan imbauan Bupati Malinau Wempi W Mawa SE agar masyarakat mengelola semua potensi lokal Malinau disambut positif kelompok usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Malinau. Menurutnya, ajakan kepala daerah ini dinilai sangat positif bagi petani karena hasil produksinya menjadi bahan baku utama bagi UMKM untuk diolah menjadi makanan dan cemilan warga Malinau. “Ajakan pak bupati sangat luar biasa dan menjadi motivasi bagi pelaku UMKM untuk lebih giat lagi mengelola menggeluti dan memasarkan usahanya,” tegas ketua UMKM Malinau, salowaty usai mendengarkan arahan Bupati dalam kegiatan Dekranasda kabupaten Maliau di Showroom Dekranasda di Malinau Kota, Jumat (28//2022) pagi.

Terlebih, Bupati Malinau juga sudah menyampaikan kepada seluruh masyarakat yang mulai tahun ini akan digelar pagelaran budaya dari masing-masing suku atau etnis lokal Malinau setiap bulannya. Ini jadi peluang bisnis bagi UMKM yang menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, khususnya bagi usaha yang dikelola ibu-ibu rumah tangga. “Untuk mendorong pelaku UMKM agar tetap eksis ini, Pemkab Malinau juga selalu menjamu para taju pejabat yang datang ke Malinau dengan produk lokal Malinau,” terangnya.

Untuk meningkatkan kualitas produk ini, kata sulowaty, harus menjadi prioritas utama disamping mencari keuntungan. Selain itu juga harus memperhatikan sisi kesehatan atau higienis dan kemasan yang baik. “Kita juga sudah tekankan kepada semua pelaku UMKM agar memperhatikan kesehatan, kerusakan kemasan dan lainnya,” tuturnya.

Terhadap pembangunan sentra UMKM di Seluwing, Sulowaty menilai itu adalah semangat pemerintah daerah untuk menghidupkan kegiatan UMKM. “Kami selaku pelaku UMKM sangat menyambut baik upaya itu sebagai tempat berjualan dan menyalurkan produk hasil olahan UMKM ibu rumah tangga,” terangnya.

Karena itu, Sulowaty berpesan kembali agar semua pelaku UMKM dan kuliner untuk selalu dan tetap menjaga dan menjamin kualitas prpoduknya masing-masing. Baik segi kemasan, higienitas dan kelayakan konsumsi. “Jangan sampai   karena barang sudah laku, lalu mengabaikan rasa, kemasan produk yang akhirnya akan merusak citra dan nama UMKM Malinau secara keseluruhan akibat perbuatan seorang saja,” tukasnya.(***)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar