Tahun Ini, 200 Pelaku UMKM Bulungan Mendapat Pelatihan

KBRN, Tarakan : Bupati Bulungan Syarwani menyatakan pembangunan sarana perdagangan bagi pedagang Pasar Induk Tanjung Selor sudah rampung 100 persen. 

"Iya, informasinya los pasar yang baru dibangun sudah selesai 100 persen tinggal menunggu hibah dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perdagangan. Namun saya minta pastikan dulu sisa material bangunan agar dibersihkan," pinta Syarwani saat berbincang di ruang kerjanya.

Syrawani mengatakan, pembangunan gedung yang baru dibangun itu memiliki luas 22 meter X 50 meter, melalui anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2021 sejumlah Rp 5,3 miliar.

"Untuk proses hibah, teknisnya dari Pemkab Bulungan akan mengajukan hibah ke kementerian. Setelah dihibahkan baru dapat beroperasi, dan dapat dimanfaatkan," jelas Syarwani.

Keberadaan fasilitas baru itu, nantinya bisa menjadi alternatif, Disperindagkop dan UMKM. Untuk melakukan penataan pedagang, utamanya penjual buah dan sayur.

"Diharapkan dengan adanya penataan pasar, maka komoditas pasar akan lebih teratur. Tidak bergabung dengan pedagang ikan, sehingga mampu memberikan kenyamanan kepada pedagang dan pembeli dalam melakukan transaksi," ujar Syarwani.

Di samping itu, untuk meningkatkan kompetensi bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan Koperasi. Tahun ini, Pemkab Bulungan melalui Disperindagkop UMKM, mendapatkan pelatihan kewirausahaan dan perkoperasian bagi para pelaku usaha di Bulungan.

"Informasinya, pelatihan UMKM tahun ini Bulungan mendapatkan pelatihan untuk 200 pelaku UMKM. Diprioritaskan bagi pelaku usaha yang ada, sehingga dapat membuat kemasan untuk dapat dijual," ungkap Syarwani. 

Bahkan, tahun ini pun Pemkab mendapatkan bantuan sarana peralatan. Sekaligus pelatihan bagi usaha pembantik, dan menjahit.

Sumber : Pemda Bulungan

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar