Kaltara tunggu Bantuan Kaltim Subsidi Minyak Goreng Dari Pusat

KBRN, Tarakan : Harga minyak goreng tergolong masih cukup tinggi dari harga normal. Biasanya harga di kisaran Rp14.000 per liter, sekarang sudah menjadi sekitar Rp21.000 per liter.

Pemerintah daerah melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (DKUKMP) berencana akan meminta bantuan kuota minyak goreng dari Kalimantan Timur. Sebab Kaltim salah satu provinsi yang mendapat bantuan subsidi dari pemerintah pusat.

Kabid Pengembangan Perdagangan pada DKUKMP Tarakan, Hari Wijaya menuturkan akan mengupayakan harga minyak bisa kembali normal dengan cara subsidi tersebut.

“Kami akan meminta kuota subsidi minyak goreng dari Kalimantan Timur. Sebab, Kalimantan timur salah satu provinsi yang mendapatkan bantuan minyak goreng dari pemerintah pusat. Dalam hal ini Dinas Perdagangan Kaltara yang akan berkoordinasi dengan Kaltim,”ujar Hari

DKUKMP Tarakan juga akan melakukan komunikasi dengan Bulog untuk melihat stok minyak goreng, apakah memungkinkan untuk melakukan operasi pasar atau tidak, sebelum usulan subsidi dari pemerintah pusat disetujui.

Kenaikan harga minyak goreng dikarenakan cuaca yang cenderung hujan, sehingga petani atau perusahaan tidak berani melakukan panen raya. Air hujan yang terlalu banyak menyebabkan kualitas kelapa sawit menjadi turun, sehingga CPO (Crude Palm Oil) yang menjadi bahan dasar pembuatan minyak goreng juga memiliki kualitas rendah.(*)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar