Revisi Perda Retribusi Daerah, Kejar PAD Rp 163 Milliar

KBRN, Tarakan : Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tarakan tahun 2021 melampaui target. Dari target Rp112 miliar, realisasi mencapai Rp131 miliar. Tahun 2022, target dinaikkan menjadi Rp163 miliar. Untuk mencapai target tersebut, beberapa Peraturan Daerah (Perda) direvisi. Salah satunya Perda Retribusi Daerah.

Salah satu sumber PAD yang mengalami kenaikan adalah Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum Kota (RSUK) Tarakan, karena melakukan perawatan pasien Covid-19. Selain itu, pajak daerah, penerangan jalan, air bawah tanah, hotel, dan restoran juga melampaui target.

Untuk mencapai target 2022, beberapa perda dilakukan revisi, salah satunya Perda Retribusi Daerah yang saat ini sudah diajukan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Meskipun sempat ada beberapa perbaikan, namun permintaan dari Kemendagri telah dipenuhi semua.

“Tanggal 3 Januari kami kirim ke Kemendagri. Setelah dievaluasi oleh Kemendagri berdasarkan laporan bagian hukum kemarin, ada beberapa yang diminta tambahan dan penjelasan keterangan, tetapi sudah dilengkapi oleh bagian hukum dan dikirim kembali ke Kemendagri,” urai Sekretaris Daerah Kota Tarakan, Hamid Amren, Senin (17/1/2022).

Diharapkan, dalam dua pekan ke depan sudah selesai, sehingga bisa diundangkan dan segera disosialisasikan ke masyarakat. Di dalam perda retribusi daerah terdapat tambahan yaitu tiket masuk kawasan wisata Pantai Amal.

Jika revisi ini perda ini disetujui, launching kawasan wisata Pantai Amal sudah bisa dilakukan, namun hal tersebut menjadi kebijakan kepala daerah.(*)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar