Tertinggi, Harga Rumput Laut Melejit Rp30 ribu per Kilogram

KBRN, Nunukan : Harga rumput laut di Kabupaten Nunukan melejit hingga menembus harga Rp30 ribu per kilogram. Hal ini dibenarkan oleh Ketua Asosiasi Rumput Laut Nunukan, Kamaruddin, beberapa waktu lalu. 

Harga di tingkat petani kisaran Rp25 ribu hingga Rp30 ribu per kilogram. Tentu disesuaikan dari kadar kering rumput laut. “Kalau kenaikan sedikit-sedikit itu sejak bulan Juli lalu. Nah, di bulan Desember inilah naik sangat tajam dari Rp500 rupiah hingga Rp1 ribu per kg,” ujarnya. 

“Tapi, kan pengepul ini berbeda-beda tempat pengambilannya. Nah, naik ini sesuai kadar nasional yaitu kadar ekspor standar 37-38 persen,” imbuhnya. 

Ia menjelaskan, kenaikan harga merupakan tertinggi yang pernah terjadi di Kabupaten Nunukan bahkan di Kaltara. “Jadi, perbedaan harga itu tergantung dengan kualitas,” sebutnya. 

Kenaikan harga ini disebabkan beberapa faktor. Salah satunya, produksi rumput laut di beberapa daerah mengalami penurunan. “Sedangkan kami di Kabupaten Nunukan itu produksinya berkesinambungan dan tidak ada mengenal musim. Artinya, produksi ini ada terus dan barang tetap ada,” jelasnya. 

Ditambah lagi, buyer atau pembeli besar dari luar daerah sudah mengenal Kabupaten Nunukan penghasil rumput laut. “Makanya sekarang ini buyer fokusnya di sini. Kalau di tempat  lain kan, mereka harus mencari lagi, bisa jadi bulan ini produksinya ada, tapi bulan depan produksinya menurun,” tuturnya. 

Naiknya harga rumput laut, tdak menutup kemungkinan akan memberikan dampak positif bagi petani atau pengikat rumput laut. (Kk/sti)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar