Tinjau Home Industry, Dekranasda Minta Jaga Kualitas Produknya

Kunjungan Ketua dekranasda Malinau ke salah satu perajin anyaman.jpg

KBRN-Malinau : Sejumlah perajin atau home industri dari berbagai jenis usaha kerajinan mendapat kunjungan langsung dari Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Malinau selama tiga hari kemarin. Tujuan dari kunjungna tersebut, kata Ketua Dekranasda Kabupaten Malinau, Maylenti Wempi kepada RRI, tidak lain untuk melihat kegiatan pengrajin mulai dari proses awal hingga produk jadinya.

“Saya selaku Ketua Dekranasda Kabupaten Malinau merasa bangga bahwa di Kabupaten Malinau sudah kelihatan dan sebenarnya sudah banyak pengrajin-pengrajin mulai bermunculan. Mulai dari pandan, bambu, rotan, kemudian pembatik, pemayet manik juga banyak sekali di malinau,” sebut  Maylenti Wempi.

Dengan melihat kondisi yang sudah itu, sambung Maylenti Wempi, tinggal bagaimana langkah dan upaya sebagai pengurus dan anggota dekranasda supaya kualitas produk ini harus di perhatikan. Terutama dari segi kualitas produk itu sendiri. Sedangkan untuk pasaran khusus produk rotan Malinau, sebenarnya sudah sampai ke tingkat nasional.

“Tapi, mungkin dari pengajin harus lebih aktif  lagi untuk mempromosikan dan lebih aktif membuat model-model baru. Supaya ada daya tarik dari setiap konsumen yang akan mencari prooduk rotannya,” terang istri Bupati Malinau Wempi W. Mawa ini.

Maylenti Wempi juga berharap khusus pengrajin pandan dan bambu juga harus lebih aktif berupaya bagaimana selain rotan dijadikan tas. Kemudian bambu juga direncanakan bisa jadikan tas. “Kita berharap bambu dan pandan juga bisa bersaing di tingkat nasional itu yang sangat kita harapkan,” ungkapnya.

Khusus untuk batik Malinau, imbuh Malylenti Wempi, sebenarnnya di Kabupaten Malinau ini kaya motif. Tinggal bagaimana dari Dekranas mempromosikan dan mencari solusi cara promosi agar kualitas batik lebih diutamakan. Dengan harapan, supaya bisa bersiang dengan produk-produk yang ada diluar. “Khusus untuk sekarang, Dekranas membantu memasarkan lewat media online. Kemudian kita datangi setiap pengrajin untuk memberi semangat,” ujarnya.(***)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00