Serapan Anggaran Covid 19 di Kaltara Baru 10,53 Persen

KBRN, Tarakan : Di tengah masih merebaknya pandemi Covid-19 di Indonesia, pemerintah mengalokasikan anggaran khusus untuk Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN). Melalui kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2021, dianggarkan sebesar Rp472,94 triliun. Terbagi atas empat kluster: kesehatan; perlindungan sosial; program prioritas; dan dukungan terhadap usaha kecil, menengah serta koperasi.

Di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), khusus untuk anggaran penanganan Covid-19, realisasinya masih sangat rendah. Hingga akhir bulan Juni lalu, serapan anggaran hanya sebesar 10,53 persen. Yaitu Rp6,471 miliar dari pagu anggaran Rp61,455 miliar.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kaltara Indra Soeparjanto mengatakan, sejumlah kementerian dan lembaga masih harus menyelesaikan sejumlah administrasi. Selain itu, dalam pagu anggaran akun Covid-19, diakui ada sejumlah kegiatan fisik yang mengharuskan proses lelang terlebih dahulu.

“Anggarannya Covid, akunnya Covid, tapi penggunaannya macam-macam. Ada untuk membeli hand sanitizer dan lainnya. Di bandara, misalnya, juga membeli hand sanitizer. Bukan hanya untuk pegawai, tapi pemanfaatan untuk semua. Jadi ada juga proyek fisik di situ. Misalnya, di perhubungan fisik, di pertanian juga fisik. Walaupun untuk Covid, tapi juga kaitannya untuk PEN,” katanya.(*)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00