Papan Informasi Terkini Di THM, Resahkan Pedagang

KBRN, Tarakan : Papan pengumuman tentang batas akhir Hak Guna Bangunan (HGB) di kawasan komplek pertokoan THM, membuat para pemilik HGB di lokasi tersebut resah.

Pasalnya, saat ini masih berlangsung proses persidangan di Pengadilan Tata Usaha (PTU) Samarinda, sehingga tidak seharusnya ada aktivitas.

“Inikan sidang di Samarinda masih berlangsung, kalau tidak salah sudah yang kelima dan akan dilanjutkan pada 17 ini. Cuma yang sangat kami sayangkan papan ini dipasang kembali,” terang salah satu pemilik HGB THM, Fery, Minggu (13/6/2021).

Dikatakan Fery, papan pengumuman tersebut kembali muncul pada tanggal 10 Juni. Pengusaha di areatersebut sontak merasa tertekan.

“Tidakkah pemimpin harusnya mengayomi, melindungi, menjaga masyarakat terutama mensejahterakan, bukan seperti ini caranya,” ucapnya.

Ditambah kondisi pandemi, dimana ekonomi sedang tidak stabil, ia menilai seharusnya pemerintah mampu memberikan solusi kebangkitan ekonomi, terutama pelaku usaha.

“Selama panemi seperti ini, ekonomi hancur apa yang telah pemerintah berikan kepada kami sebagai pengusaha UMKM. Seharusnya dalam pandemi seperti ini bantu kami dalam masalah HGB, jangan kita dipasangi plang-plang, apasih maksudnya seperti itu. Tolonglah, jadi pemimpin yang arif dan bijaksana,” ucapnya.

Supaya pelaku usaha tenang dalam menjalankan bisnisnya, diakui Fery pihaknya memiliki sertifikat HGB yang bisa diperpanjang, bahkan bisa menjadi hak milik sesuai peraturan. Namun kalau hak pakai habis waktu itu sudah selesai.

“Jadi kita kembali ke Undang-Undang agraria saja, sesuai perjanjian jual beli waktu sama pemerintah Bulungan dengan developer. Kami pembeli pasti bertanya ini bagaimana kalau habis waktunya mereka jawab bisa, makanya kami beli. Karena saat ini masih berproses di pengadilan, tunggulah keputusannya bagaimana,” pungkasnya.

Dalam papan informasi yang dipasang oleh Pemkot Tarakan menjelaskan, berdasarkan sertifikat Nomor 04 Tahun 1995 bahwa areal/lahan THM seluas 10.202 meter persegi adalah milik Pemkot Tarakan.

Sementara isi plang pengumuman sebagai berikut; Sertifikat HGB atas nama masyarakat di lahan THM akan berakhir pada 17 Juni 2021, bagi masyarakat yang memiliki sertifikat HGB agar melapor kepada UPT pasar/Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kota Tarakan, bagi yang membutuhkan informasi lebih lanjut silahkan berkoordinasi dengan UPT pasar/Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UMKM Kota Tarakan.

Papan informasi ini ditetapkan di Tarakan pada 20 Juli 2020 tertanda Wali Kota Tarakan, Khairul. (*)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00