Kedasaran Investor Bayar Pajak, Menjadi Komitmen Kaltara Tingkatkan Pajak

Wakil Gubernur (Wagub) Yansen TP, dalam Forum Group Discussion (FGD).jpg

KBRN, Tanjung Selor : Optimalisasi Data Dalam Rangka Penggalian Potensi Perpajakan di Provinsi Kaltara menjadi materi Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara Yansen TP, dalam Forum Group Discussion (FGD), dilaksanakan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kalimantan Timur dan Utara.

Kegiatan Sebagai bentuk pengoptimalan pengendalian terhadap potensi penerimaan pajak pusat dan pajak daerah, secara secara daring dari Ruang Rapat Wakil Gubernur, Jumat (7/5).

Dalam Paparannya, Wagub menyampaikan Kaltara merupakan Provinsi Termuda di Indonesia, dengan masa pemerintahan yang baru masuk pada tahun ke lima. Dilihat dari karakter wilayah yang tertutup, tentu dibutuhkan upaya maksimal dalam melakukan pemungutan pajak di Kaltara.

“Melihat kondisi ini, banyak investor lokal yang membuka usahanya di luar Kaltara. Hal ini dapat mengurangi pemasukan daerah melalui pembayaran pajak tersebut dikarenakan pentingnya pemasukan dari sektor pajak untuk menambah pendapatan daerah,” Jelas Yansen.

“Dengan kondisi Kaltara yang seperti ini perlu adanya upaya kerja keras dalam menertibkan para investor. Banyak sekali investor serta pemilik usaha-usaha dari Kaltara yang membuka usahanya di luar Kaltara,” Ungkapnya.

Berdasarkan survei dan pemetaan yang sudah dilakukan, Wagub mencontohkan kaltara kaya akan rumput laut, namun tidak satu pun yang membuka kantor pusat dikaltara.

“Sekarang ini menjadi komitmen Pemerintah Provinsi di Kaltara juga, seluruh investor dan seluruh usaha wajib untuk membuka kantor pusat di Kaltara,” tegas Wagub.

Selain itu, ia berharap agar para investor dan pemilik usaha asal Kaltara memiliki kesadaran tersebut. Selain itu, ia juga berharap agar upaya dalam mewajibkan pembukaan kantor pusat di Benuanta ini mendapatkan dukungan dari Kalimantan Timur (Kaltim) yang lebih dulu melakukan upaya yang sama.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00