Sampah Jembatan Kampung Empat Sudah Bersih

KBRN, Tarakan : Lurah Kampung Empat Tarakan, Nenny Fitriati memastikan tumpukan sampah yang menghambat aliran sungai di jembatan kampung Empat sudah dibersihkan. Pihaknya telah meminta bantuan kepada Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Tarakan untuk mengangkut sampah-sampah yang nyangkut di kaki jembatan. Sampah-sampah tersebut kemungkinan menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir di Kampung Empat pada Selasa (23/2/2021) lalu.

Selain itu Neny menyatakan, terjadinya banjir di Kampung Empat akibat tidak adanya bak control yang fungsinya adalah untuk penyaringan sampah.

 " Tidak ada bak kontrol untuk dilakukan pembersihan. Pemilik (toko) hanya memikirkan sisi ekonomi. Dampak negatifnya nggak terpikirkan oleh mereka," tulis Neny pada pesan singkat, Selasa (2/3/2021).

Ia berharap pemilik toko atau rumah mulai memberikan bak kontrol di sepanjang cordek yang menutup drainase agar dapat dilakukan pembersihan sedimen pasir.Neny berharap agar warga dapat merubah pola pikir dan perilaku untuk bijak dalam membangun dengan mempertimbangkan sisi dampak lingkungan

Hujan yang terjadi, Selasa (23/2/2021) pukul 00.10 dini hari mengakibatkan banjir besar Kelurahan Kampung Empat Tarakan. Hal itu menurut Lurah Kampung Empat, Neny Fitriati kafrena adanya drainase (aliran air) di beberapa titik di Kelurahan Kampung Empat di cor mati oleh warga. Selain itu, ia menjelaskan drainase Jln Sei Sesayap dan Jln Sei Brantas sudah tidak berfungsi akibat sedimen pasirnya sudah rata dengan tanah.(*)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00