Kemenag Tarakan Buka Peluang Instansi atau Ormas Sebagai Lembaga Pemeriksa Halal

KBRN, Tarakan : Sertifikat halal saat ini dikeluarkan langsung oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) di bawah Kementerian Agama RI.  Namun untuk pemeriksaan di lapangan dan mengeluarkan fatwa adalah Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Kepala Kantor Kementerian Agama Tarakan, Shaberah menjelaskan, BPJPH  tingkat daerah baru terbentuk sampai tingkat provinsi atau Kanwil Kemenag Provinsi sementara untuk Kemenag Kabupaten/Kota sifatnya hanya menerima pendaftaran.

“Kalau di kabupaten atau kota ada yang namanya satgas, tugasnya menerima pendaftaran pelaku usaha, perorangan atau siapa saja yang ingin mendapatkan sertifikat halal usahanya,” jelasnya, Senin (01/3/2021).

Shaberah mengatakan, untuk prosedur pendataran sertifikasi halal, Kemenag Tarakan menerima pendaftaran berkas dan kemudian diserahkan ke Kanwil.  Selanjutnya Kanwil akan menujuk LPH (Lembaga Pemeriksa Halal).

Ia menambahkan, pemerintah melalui Kemenag saat ini juga membuka peluang bagi instansi atau ormas yang ingin menjadi LPH dengan syarat harus mempunyai keahlian di bidangnya.

Selain itu, tiga orang auditor juga akan diuji oleh MUI terkait dengan pemahamanya tentang agama. Dan saat ini sudah ada sekitar 80 LPH yang mendaftar di Kemenag Kaltara untuk mendapatkan sertifikat LPH.(*)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00