Biaya Umrah Naik Pada Masa Pandemi

KBRN, Tarakan : Meskipun Pemerintah Arab Saudi kembali mengumumkan penutupan pelaksanaan ibadah haji maupun umrah, namun sempat ada pembukaan selama beberapa bulan. Karena dalam masa pandemi Covid-19, biaya ibadah umrah naik hingga dua kali lipat karena harus menggunakan protokol kesehatan. Selain itu terdapat juga batasan-batasan di setiap lokasi ibadah yang ada di tanah suci.

“Penundaan haji dan umrah kebijakan Pemerintah Arab Saudi, mau tidak mau kita ikuti. Padahal pelaksanaan ibadah haji tinggal empat bulan. Tetapi Kementerian Agama pusat masih melobi supaya Indonesia jangan disamakan dengan negara lain, karena Indonesia jumlah jemaahnya paling banyak,” terang Kepala Kantor Kementerian Agama Tarakan, Shaberah, Kamis (11/2/2021) kemarin.

Meskipun sempat dibuka, namun jemaah umrah asal Kalimantan Utara tidak ada yang berangkat selama masa pandemi. Apalagi terdapat biaya tambahan yang harus dikeluarkan oleh jemaah umrah, terutama selama karantina dan PCR.

Beberapa tempat untuk melaksanakan ibadah telah dibatasi, maksimal 1 jam. “Beda dengan pelaksanaan umrah sebelumnya, kita bisa berlama-lama di tempat-tempat yang kita datangi. Namun saat ini usai melaksanakan ibadah akan diminta kembali ke hotel,” terangnya.(*)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00