FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Organisasi Mahasiswa Tarakan Dukung Vaksinasi

Pro Kontra Vaksinasi COVID-19 di masyarakat, menimbulkan polemik tersendiri bagi langkah strategis pemerintah dalam memutus rantai penularan COVID-19. Menanggapi hal tersebut, Ketua Cabang PMII Tarakan Sakti Abimayu menuturkan, saat ini konsumtif informasi dimedsos tidak dapat difilter oleh masyarakat, sehingga sulit membedakan mana berita yang mengandung unsur hoaks dan fakta. Hal ini tentu menyulitkan kinerja pemerintah dalam penyebaran vaksinasi COVID-19 dilapisan masyarakat.  Ia menambahkan, Vaksinasi merupakan langkah awal yang harus di dukung untuk keluar dari situasi pandemi ini, dan dukungan dari semua pihak untuk bersama-sama memberantas virus COVID-19 agar ekonomi, politik, dan pendidikan bisa berjalan normal kembali dengan cara mendukung upaya dari pemerintah untuk menyebarkan vaksinasi COVID-19 kepada warga Negara Indonesia. Sementara itu,  Ketua LMND Tarakan Mohammad Aswan menjelaskan,  selain mendukung vaksinasi, LMND juga merekomendasikan agar pemerintah segera membuat vaksin sendiri agar tidak serta merta terus melakuka impor.

" Pertama kita perlu mendapatkan dukungan dari masyarakat. Untuk yang kami tekankan ke pemerintah adalah membuka industri vaksinasi di dalam negeri agar tidak tergantung dengan luar negeri. Adalagi yang kami tekankan terkait kebutuhan tenaga medis, sumber daya manusia dalam negeri yang sangat kurang jumlahnya." tuturnya kepada RRI, Jumat (15/1/2021)

Aswan pun mengakui, pihaknya sangat mendukung vaksinasi dengan harapan seluruh lapisan masyarakat dapat merasakannya dan menyambut pemulihan nasional yang akan terjadi pasca Vaksin berjalan. AMR

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00