Perbaiki Habitat Sungai, PT KPUC Tebarkan 250 Ribu Benih Ikan dan Udang

KBRN, MALINAU – Sebanyak 250 ribu benih dari berangai jenis ikan dan udang ditabur ditaburkan di sepanjang sungai Malinau oleh perusahan batu bara PT. KPUC yang dimulai dari Desa Long Loreh, Kecamatan Malinau Selatan, Kabupaten Malinau. Peenbaran benih ikan dan udang ini sebagai bentuk komitmen PT KPUC dalam  menindaklanjuti rekomendasi dari Pemerintah kabupaten Malinau pasca jebolnya tanggul pintasan air kolam Tuyak beberapa bulan lalu. Penaburan benih ikan dan udang dilakukan Gebernur Kaltara H. Zainal Arifin Paliwang, Wakil Gubernur Kaltara Yansen TP, Danrem 092/Maharajalila, Senator DPD RI Marthin Billa, Plh Bupati Malinau dan direksi perusahaan PT KPUC.

Direksi PT. KPUC, Soesanto mengatakan, kegiatan tabur benih ikan dan udang ini merupakan bentuk pertanggungjawaban perusahaannya atas dampak kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh jebolnya tanggul limbah yang terjadi beberapa bulan lalu. “Kami berkomitmen dan bertanggungjawab atas jebolnya tanggul pintasan air kola tuyak itu dengan melakukan tabur benih bibit sebanyak 250 ribu yang terdiri dari bibit udang, ikan patin, ikan kohan dan udang sungai,” Sebut Soesanto.

Benih yang ditabur di sekitaran Sungai Long Loreh tresebut, kata Soesanto, merupakan bibit benih pilihan yang direkomendasikan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malinau dan DLH Provinsi kaltara. “Sebelumnya, kita berkoordinasi dengan instansi terkait dan setelah itu memilih bibit dan mengambil langsung bibit tersebut di tempat-tempat pembibitan yang dipilih langsung oleh Kementrian Lingkungan,” terangnya.

Meski banyak desa dan masyarakat setempat yang terdampak dari jebolnya tanggul limbah itu, namun Direksi PT. KPUC berkomitmen dan bertanggung jawab serta menjalin relasi yang lebih baik lagi. Terutama dengan Pemkab Malinau, Pemerintah Provinsi Kaltara dan Pemerintah Pusat, untuk membangun wilayah sekitar Desa Long Loreh. “Kita tidak hanya akan berkomitmen sepenuhnya untuk bertanggungjawab, tapi setiap kegiatan perbaikan kita di sini akan selalu kita laporkan ke pemerintah sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen kita bersama,” tegasnya.

Plh Bupati Malinau Dr. Ernes Silvanus memberi apresiasi kepada PT KPUC atas kegiatan penaburan benih dan udang tersebut. Namun, disebutkan Plh Bupati bahwa titik lokasi untuk penaburan ikan ini akan dilakukakan di 19 titik, mula dari Desa Langap, Loreh, Long Kenipe, Long Bila, Sentaban, Lidung Kemenci, Pulau Sapi sampai Desa Tanjung Lapag dan Malinau Kota. “Sedangkan jenis ikan yang akan ditabur nantinya disesuaikan dengan kondisi air  dan lingkungan sungainya,” tegasnya.

Gubernur Kalimantan Utara, H. Zainal Arifin Paliwang  mengungkapkan, dalam menebur benih ikan diSungai Malinau  ini jumlah benih ikan dan udangnya akan mencapai 1 juta lebih dari 250 ribu yang ditabur. Hal ini jika masyarakatnya yang tinggal disepanjang sungai Malinau bisa menjaga keberadaan sungai dan menjaga dengan kearifan lokal unttuk tidak menangkap ikan yang tidak ramah lingkungan.

“Saya titip kepada kepala adat dan aparat desa agar dijaga bersama-sama supa tidak menangkap ikan dan udang dengan bahan yang berbahya, terutama racun dan strum. Itu supaya masysrakat bisa ikan dan udangnya terus berkembang,” tegas Gubernur Kaltara.(Widayat/RRI Malinau)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00