FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Dinkes Sosialisasi Prokes Covid 19 ke Pedagang Takjil dan Satpol PP Patroli Fasilita Pendukung Pencegahan Covid di Lokasi Takjil

Di hari kedua pelaksanan puasa ramadhan 1442 hiriyah/ tahun 2021 masehi aktifitas mulai masyarakat mulai banyak dilakukan sore hari// Khususnya bagi para penjual jajan takjil berbuka puasa/ di sejumlah titik lokasi sudah banyak bermunculan// Karena Itu/ Dinas kesehatan pengedalian penduduk dan keluarga berencana (DKPPKB) Kabupaten Malinau dan Dinas Satuan polisi Pamong Praja melakukan sosialisasi tentang protokol kesehatan pencegahan covid 19//

Dokter Imelda Ratu Mangontan perwakilan dari Dinas Kesehatan Pengedalian penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) kabupaten Malinau kepada RRI mengungkapkan/ pihaknya bekerja sama dengan dinas perindag Kabupaten Malinau terjun langsung ke sejumlah titik penjualan takjil buka puasa// Tujuannya yaitu melakukan sosialisasi langsung kepada pedagang takjil untuk mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid 19// “Kita turun ke lapangan ini untuk melakukan sosialisasi tentang prokes pencegahan Covid 19 kepada para pedafagang takjil. Minimal menyediakan tempat air tempat cuci tangan atau handsanitizer dan menggunakan masker,” terang dr Imelda disela sosialisasi keapda pedagang takjil.

Kemudian, sambung dr Imelda Ratu Mangotan, Dinkes juga memberikan menekankan kepada pedagang takjil agar jajanan yang dijual itu sebagai dibungkus dan dijual dalam bentuk paket perbungkus Rp.5.000 atau 10.000. “Hal ini juga untuk menjaga higienitas dari jajanan itu sendiri dari lalat, debu dan lainnya disamping menhindari adanya sentuhan tangan langsung dan mengakibatkan penyraban virus corona,” tegas dr Imelda.

Sementara itu, terpisah, Dinas Satuan Polisi Pamong Praja juga melakukan patroli terhadap titik-titik lokasi penjual takjil akan menjadi sasaran kegiatan praoli setiap hari selama bulan ramadan ini. menurut Kasi Trantibum Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaan Kabupaten Malinau, Ruri Ahmad Surury kepada RRI, selama bulan ramadan ini dinasnya akan melakukan patroli dengan tim beranggotakan 8 orang setiap hari. Kegiatan tersebut dilakukan dalam upaya untuk mengingatkan kepada para pedagang takjil agar menerapkan standar protokol kesehatan penecgahan Covid 19. Yakni dengan menyiap tempat cuci tangan dan sabun, menyiap handsanitizer, menggunakan masker dan tetap menjaga jarak agar aman. “Selama dua hari puasa ini, kami temukan masih ada belum menyediakan tempat cuci tangan dan handsanitizer. Tetapi besok kita ingatkan lagi saat kita lakukan patroli karena ini demi kebaikan bersama,” tukasnya.(Widayat/RRI Malinau)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00