Bawaslu Bintan Sampaikan Sejumlah Potensi Kerawanan Pilkada 2020 ke Bawaslu RI

KBRN, Bintan : Bawaslu Kabupaten Bintan melakukan Video Conference (vicon) bersama Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau dan bawaslu RI dalam rangka penguatan pengawasan potensi kerawanan menjelang Pemilihan Kepala Daerah, khususnya Bupati dan Wakil Bupati Bintan 2020.

Ketua Bawaslu Bintan, Febriadinata, usai menggelar vicon, menjelaskan dalam vicon tersebut membahas dan menyampaikan pemetaan terhadap sejumlah potensi rawan pelanggaran saat Pilkada, baik itu Pemilihan Bupati dan Wakil Bintan serta Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau. 

“ Tadi itu, hanya menyampaikan saran dan masukan ke Bawaslu Kepri dan Bawaslu RI, tentang potensi kerawanan saat Pilkada nanti,” ujar Ketua Bawaslu Bintan, Febriadinata, Selasa (30/6/2020).

Untuk itu, Bawaslu Bintan, terus meningkatkan upaya pencegahan terhadap potensi yang menjadi kerawanan saat Pilkada, dengan cara meminimalisir ataupun tidak terjadi potensi kerawanan tersebut.

Adapun sejumlah potensi kerawanan yang akan muncul saat Pilkada, menurut Febri, diantaranya, ada warga yang tidak terdata dan pemilih yang sudah pindah ke luar daerah namun masih terdata di Bintan.

“ Termasuk juga pengalaman Pemilu 2019 lalu, bahwa gudang logistik ditingkat PPK itu harus terpisah dari ruangan dilakukannya rekapitulasi maupun ruangan sekretariat PPK itu sendiri. Kami juga menginginkan akses logistik ini diketahui Panwascam ketika PPK akan masuk ke ruangan tersebut,” tuturnya.

Diharapkan, sejumlah saran dan masukan dari Bawaslu Bintan, saat vicon tersebut dapat diteruskan Bawaslu RI ke tingkat KPU Pusat.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00