Bawaslu Tanjungpinang Tindaklanjuti Pelanggaran Kampanye Di Lembaga Pendidikan

KBRN, Tanjungpinang : Muhamad Zaini, Ketua Bawaslu Kota Tanjungpinang mengapresiasi sikap salah seorang mahasiswa inisial RH yang  telah memberikan informasi awal terkait dugaan pelanggaran kampanye di Kampus STIE Pembangunan oleh salah satu caleg DPRD Kota Tanjungpinang Nomor Urut 2 Dapil 1 Tanjungpinang Barat-Kota dari partai PSI (Partai Solidaritas Indonesia).

Saat ini Bawaslu Kota Tanjungpinang tengah melakukan upaya investigasi, sekaligus menunggu laporan resmi dugaan pelanggaran kampanye di lembaga pendidikan dari mahasiswa tersebut. Dan Bawaslu akan menindak tegas.

“Peran mahasiswa proaktif seperti ini yang kita harapkan dalam mewujudkan pemilu yang berintegritas, tidak melanggar aturan. Apabila ada dugaan pelanggaran, lakukan pencegahan dan laporkan ke Bawaslu,” ungkap M. Zaini di Kantor Bawaslu, KM 9 Tanjungpinang, Rabu (09/01/2019). 

Ditempat yang sama, Kordiv. Hukum dan Penindakan Pelanggaran Bawaslu Tanjungpinang Maryamah menjelaskan, jika hasil penanganan pelanggaran terbukti melakukan larangan kampanye di lembaga pendidikan, maka caleg tersebut terancam terkena pidana pemilu.

Sebagaimana diatur dalam UU Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum, bagian Larangan Kampanye pada Pasal 280 Angka 1 Poin h, dijelaskan bahwa pelaksana, peserta, dan tim kampanye pemilu dilarang menggunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah, dan tempat pendidikan. Dengan sanksi dipidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan denda paling banyak Rp. 24.000.000,- (Dua puluh empat juta rupiah).

Maryamah menuturkan, mahasiswa dan masyarakat kita semakin cerdas dan sadar terkait mewujudkan pemilu yang bermartabat yang tidak melanggar aturan, bahkan siap melaporkan setiap dugaan pemilu.

“Apa lagi Bawaslu intensif melakukan edukasi dan sosialisasi terkait aturan pemilu. Bahkan saat ini Bawaslu sudah membangun pengawasan partisipatif bersama pemantau pemilu yang telah terakreditasi dari berbagai kampus, serta relawan pengawas dari berbagai kalangan masyarakat. Sesuai motto Bersama rakyat awasi pemilu, bersama Bawaslu tegakkan keadilan pemilu,” tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00