Dispora Kepri Hanya Memiliki 7 Cabang PPLP

KBRN, Kepri : Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar PPLP  memiliki   Peran dalam membentuk prestasi Atlit Pelajar di daerah.  Dimana PPLP ini   merupakan sarana untuk mengasah kemampuan pelajar menjadi atlet berprestasi sehingga  diharapkan para atlit pelajar ini  menjadi juara dan mengharumkan  nama daerah.

Kepala Bidang  Olahraga Dinas Pemuda Dan Olahraga  Propinsi kepulauan riau Deka Harmadya Sandi mengatakan bahwa banyak prestasi yang sudah dicapai oleh atlit pelajar kepri yang berada dibawah naungan dispora.  

“ Allhamdulillah sejumlah prestasi telah dicapai para atlit PPLP kepri . Bahkan Saat ini beberapa    atlit pelajar kepri ini sebagaian mengikuti even olahraga Nasional seperti PON ,  Ungkapnya kepada RRI

Dikatakannya juga bahwa   saat ini dispora Kepri  memiliki 7 cabang PPLP yang berada di Batam dan Tanjungpinang. Jumlah ini sebenarnya sudah berkurang dari beberapa cabang yang dimiliki sebelumnya.

“ Selama menjadi atlit PPLP, keperluan para atlit ditanggung pemerintah daerah, sehingga hal ini lah yang menyebabkan beberapa cabang olahraga  terpaksa kita bubarkan . Karna pemerintah daerah menanggung semua keperluan baik itu yang bersigat untuk latihan, hingga keperluan pribadi sekolah dan juga Honor masing masing atlit.” Ujarnya

Selama Pandemi ini Para atlit terpaksa kita pulangkan ke daerah nya masing masing, Mengingat tidak ada even dan juga kejuaran yang di lakukan pada kurun waktu 1,5 tahun belakan ini. Para Atlit para pelatih masing masing cabang hanya melakukan monitoring latihan atlit melalui online.

“ Ya jadi para Pelatih memonitor melalui video Call kepada para atlit dalam melakukan beberapa tahan pemanasan . Sehingga dapat dipastikan meskipun tidak melakukan latihan para atlit tetap melakukan  latihan secara mandiri minimal melakukan pemanasan dan gerak gerak ringan agar tidak kaku “. Lanjut Deka .

7 Cabang PPLP yang saat ini di miliki Dispora kepri adalah Atletik, karate, pencak silat, sepakbola, tarung derajat, taekwando, layar. ( Er)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00