Sempena Hari Anti Korupsi, Jaksa dan Jajaran Kejari Bintan Diminta Tidak Bermain-main Dengan Penanganan Perkara

KBRN, Bintan : Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Bintan, Sigit Prabowo, menegaskan bahwa penanganan korupsi di Bintan di lakukan dengan pencegahan dan penindakan.

Untuk pencegahan, Kejari Bintan melakukan sosialisasi, baik berupa program Jaksa Menyapa di RRI, sosialisasi Jaga bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan penyuluhan hukum.

" Kemudian, ada juga penerangan hukum kepada OPD terkait dalam bentuk program pendamping/walpam melalui TP4D Kejari Bintan," jelas Kepala Kejari Bintan, Sigit Prabowo, terkait Hari Anti Korupsi sedunia, Senin (9/12/2019).

Ditambahkan, untuk penindakan pihaknya menindaklanjuti laporan pengaduan dari masyarakat maupun hasil temuan sendiri yang ditindaklanjuti dengan penyelidikan dan apabila terbukti maka akan ditingkatkan ke tahap Penyidikan. 

Sigit juga menginstruksikan kepada para Jaksa dan seluruh jajaran yang ada di Kejari Bintan agar tidak bermain-main dengan penanganan perkara, baik perkara Pidum maupun perkara Pidsus. 

" Artinya jangan ada penyalahgunaan wewenang disini dengan melakukan tindakan-tindakan tercela yang bisa merusak nama baik lembaga dan keluarga," tegasnya.

Sementara, sempena memperingati Hari Anti Korupsi sedunia yang diperingati setiap tanggal 9 Desember, Kejari Bintan memasang spanduk dan baliho di sejumlah tempat fasilitas umum.

Peringatan Hari Anti Korupsi ini dimulai setelah Konvensi PBB Melawan Korupsi, pada 31 Oktober 2003, untuk meningkatkan kesadaran anti korupsi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00