Melawan Petugas, Pencuri Celengan Pedagang Santan Di Tanjungpinang Ditembak

KBRN, Tanjungpinang; Melawan petugas dan berusaha kabur ketika mau diringkus Rahman alias Ramang bin Yusuf  (38) pelaku pencurian celengan pedagang santan kelapa dilumpuhkan dengan timah panas oleh anggota Polisi.

Kapolsek Kota Tanjungpinang AKP Reza Anugrah mengatakan, Rahman alias Ramang bin Yusuf  (38) pelaku pencurian celengan pedagang santan kelapa di Jl.Gambir lorong Gambir No.36 Tanjungpinang pada 17 maret 2019 pukul 03.20 Wib berhasil dibekuk tim Satreskrim Polsek Tanjungpinang Kota di Kota Batam.

“unit reskrim mendapatkan informasi keberadaan pelaku di Batam, selanjutnya personil unit reskrim yg dipimpin oleh kanit reskrim polsek tanjungpinang kota Ipda pakpahan dibantu  oleh anggota reskrim polresta barelang berhasil menangkap pelaku di daerah Tanjung Uma Kota Batam,” kata AKP Reza Anugrah Kapolsek Tanjungpinang Kota, Sabtu (30/3/2019)

Reza menjelaskan, Pelaku ketika ditangkap melawan petugas dan berusaha kabur , sehingga petugas melumpuhkan pelaku dengan menembak kaki pelaku dengan timah panas. Reza mengatakan, pelaku merupakan residivis dengan kasus yang sama pada tahun 2014 silam.

“pelaku melawan dan berusaha kabur ketika mau di tangkap, akhirnya petugas mengambil sikap dengan melumpuhkan menembak kakinya,” kata AKP Reza Anugrah Kapolsek Tanjungpinang Kota, Sabtu (

Diungkapkan Reza, kejadian berawal saat korban tiba di kios tempat berjualan santan kelapa, dan ketika ingin membuka pintu masuk kios, korban melihat di bagian bawah pintu masuk kios dalam keadaan Rusak (jebol). Kemudian korban melihat 3 buah pelampung berwarna putih berada terselip dibawah meja didepan pintu masuk kiosnya. Selanjutnya korban mengecek pelampung tersebut dan ternyata pelampung tersebut adalah celengan milik korban dan milik ibu korban dalam keadaan rusak.

“ternyata pelampung tersebut adalah celengan milik korban dan milik ibu korban dalam keadaan rusak dan uang yangg disimpan didalam pelampung tersebut sejumlah 21 juta sudah tidak ada lagi,”ungkap Reza

Lebih lanjut Reza mengatakan, kemudian kembali mengecek lokasi tempat menyimpan celengan tersebut dan ternyata satu buah celengan lagi tidak ada yang mana sebelumnya korban memiliki 4 buah celengan yang terbuat dari pelampung.

“korban  merapikan kembali kiosnya dan memulai aktivitas jualan seperti biasa dan selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian,” lanjut Reza

Adapun barang bukti yang diamankan dari pelaku berupa, Tiga buah Pelampung celengan yg sudah dirusak dan Uang tunai sebesar Rp 700.000,- ( tujuh ratus ribu rupiah)

“atas perbuatannya pelaku dijerat dengan 363 Ayat (5)  dengan ancaman 5 tahun penjara,”pungkasnya (RB)

 

 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00