AJI Tanjungpinang Apresiasi Presiden Cabut Remisi Susrama

KBRN, Tanjungpinang: Gelombang aksi protes Aliansi Jurnalis Independen (AJI) di seluruh daerah, belum lama ini, termasuk di ibukota provinsi Kepulauan Riau agar Presiden menganulir remisi bagi napi pembunuh jurnalis A.A.Prabangsa telah membuahkan hasil.

Ketua AJI Tanjungpinang, Jailani, memberi apresiasi sikap gentlement Presiden Joko Widodo tersebut yang sebelumnya sempat memunculkan kontroversi di kalangan pewarta nasional dalam sebulan terakhir. Hal ini karena remisi tersebut justru dinilai AJI sebagai langkah mundur kehadiran negara dalam memberikan jaminan terhadap supremasi hukum yang memenuhi unsur keadilan. 

"Perjuangan kita membuahkan hasil,  akhirnya presiden membatalkan putusan remisi itu", ungkap Jailani, di Tanjungpinang, Sabtu (09/02/2019).

Ia berharap tindakan kekerasan, intimidasi, bahkan persekusi atau kriminalisasi terhadap jurnalis apalagi sampai berujung pada penghilangan nyawa jurnalis tidak terjadi lagi di masa mendatang.

"Kita tidak menginginkan ada upaya penghalan-halangan terhadap tugas jurnalis terjadi lagi di lapangan, oleh siapa pun", tegasnya.

Jailani, yang juga jurnalis harian Batam Pos ini menekankan di era kemerdekaan pers sekarang ini seharusnya jaminan perlindungan terhadap keselamatan jurnalis menjadi hal mutlak yang perlu dikedepankan disamping kesejahteraan para pemburu berita yang harus terus ditingkatkan.

Presiden Joko Widodo akhirnya menandatangani pembatalan remisi yang diberikan terhadap I Nyoman Susrama, terpidana pembunuh berencana wartawan Radar Bali, AA Gde Bagus Narendra Prabangsa. Mengenai pencabutan remisi tersebut dikatakan Jokowi usai menghadiri puncak Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) di Grand City, Surabaya.(gus)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00