Peningkatan Ekonomi Kepri, Tidak Signifikan Menyerap Pengangguran

KBRN, Tanjungpinang : Peningkatan ekonomi di Kepri yang kian positif, belum memberikan peluang kerja yang cukup bagi tenaga kerja asal Provinsi Kepri sendiri. 

Pengamat ekonomi dari Universitas Maritim Raja Ali Haji Tanjungpinang Rafki Rasyid menyebut, peningkatan capaian ekonomi di Provinsi Kepri pasca dua tahun diterpa pandemi cukup positif secara year on year.  Dimana capaian ekonomi  Kepri selama Triwulan pertama di tahun 2022 ini berhasil tumbuh sebesar 2.83%. Meskipun capaian ini masih lebih rendah jika dibandingkan pertumbuhan ekonomi secara nasional yang mencapai angka 5%.

Namun angka ini diakui Rafki masih belum mampu menyerap tenaga kerja secara signifikan. Hal tersebut salah satunya diakibatkan oleh shifting teknologi yang mulai banyak diadopsi oleh perusahaan-perusahaan besar yang ada di Provinsi Kepri. 

"Terutama di Kota Batam, banyak perusahaan yang mulai melakukan shifting teknologi, sehingga mereka tirak perlu menyerap terlalu banyak tenaga kerja," ungkap Rafki  kepada RRI Tanjungpinang dalam dialog lintas Tanjungpinang pagi Jumat (20/5/22). 

Shifting tersebut dilakukan perusahaan karena memang standar UMKM di Kota Batam yang telah sedemikian tinggi saat ini. Diakui Rafki, tidak sedikit perusahaan yang saat ini mulai beralih kepada sistem robotik kedepannya. 

"Maka nantinya lapangan kerja yang dibutuhkan  oleh perusahaan bukan lagi tenaga kerja unskill, seperti saat ini yang banyak tenaga kerja kita yang lulusan SMA," sambung Rafki. 

Hal tersebut juga mulai terlihat pada serapan tenaga kerja tahun 2020 ke tahun 2022 lalu. Dimana pertumbuhan ekonomi cukup baik, namun penyerapan angka pengangguran ternyata tidak terlalu signifikan. 

Kedepan hal ini harus menjadi catatan penting bagi anak-anak asli daerah Provinsi Kepri. Dimana generasi muda harus terus melengkapi diri dengan banyak skill, sehingga tidak lagi menjadi pemuda yang mencari perusahaan, namun justru dicari oleh perusahaan. 

"Kalau kita memang memiliki skill yang sangat mumpuni, tentu kita akan mudah untuk mendapatkan pekerjaan," pungkasnya. (yn)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar