Harga Pakan Tinggi, Peternak Ayam Potong Di Bintan Terpaksa Gulung Tikar

KBRN, Bintan: Kenaikan harga pakan ternak berdampak pada kerugian para peternak ayam potong. Salah seorang peternak ayam potong di Kelurahan Sei Nam, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan Nenek Bujang terpaksa menutup usaha ternak ayam potong miliknya yang telah beroperasi selama belasan tahun akibat kerap mengalami kerugian.

Dikatakannya disamping harga pakan ternak yang tinggi yaitu sebesar 50 sampai 60 ribu rupiah perkarungnya, kondisi ini juga dibarengi dengan tingginya harga bibit ayam yakni sekitar 11 hingga 12 ribu rupiah.

“Kita kewalahan, harga pakan sampai 50 60 ribu perkarung, belum lagi harga bibitnya, belum untuk perawatan kandang,” ujar Nenek Bujang Senin (16/05/2022).

Ia mengungkapkan, keseluruhan ongkos produksi yang harus di keluarkan tidak sebanding dengan penghasilan yang didapat. Berdasarkan hal itu hingga kini  peternakan ayam potong miliknya tidak lagi beroperasi.

“Ongkosnya tidak sebanding dengan penghasilan yang didapat, 27 ribu rupiah per ekor,” tuturnya.

Sementara itu sebelumnya diberitakan akibat berkurangnya stok ayam dari para peternak lokal sejumlah pedagang di Pasar Barek Motor Kijang Kabupaten Bintan terpaksa menaikkan harga ayam hingga 45 ribu rupiah per Kgnya .

Akibat kurangnya ketersediaan ayam tersebut para pedagang pun hanya dapat membawa 50 ekor ayam berbeda saat hari biasanya yaitu sebesar 100 ekor ayam untuk dijajakan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar