Sejarah Istana Damnah Di Lingga yang Lapuk di Makan Usia

KBRN, Lingga : Objek wisata situs istana damnah di Daik Lingga menjadi saksi sejarah kerajaan Melayu Riau Lingga sebelum adanya kesultanan di pulau Penyengat.

Berdasarkan sumber yang diperoleh dari Dinas Kebudayaan Kabupaten Lingga, bahwa pusat kesultanan sebelum dipindahkan ke Lingga pada 24 Juli 1787 berada di hulu riau tepatnya di pulau Bintan.

Dengan pindahnya pusat kesultanan ke Lingga, maka berkembanglah peradaban budaya Melayu di Lingga dan dibangunlah istana damnah tersebut.

Lalu pada tahun 1900 pusat kesultanan di Lingga di pindahkan ke pulau penyengat yang bertahan hingga tahun 1911.

Sejarahwan Lingga Lazuardi mengatakan, pemindahan pusat kesultanan di Lingga ke pulau penyengat ini berawal dari banyaknya tekanan dari Belanda pada saat itu.

"Dan tidak setujunya aturan Belanda yang mengharuskan bendera Belanda harus lebih tinggi dari bendera kesultanan," kata Lazuardi

Namun seiring berjalannya waktu dimasa pemindahan Kesultanan dari Lingga ke pulau Penyengat, perlahan istana Damnah pun mulai lapuk di makan usia.

"Dan saat ini yang tersisa hanya penyanggah bangunan yang hingga saat ini masih dipertahankan," ujarnya

Maka untuk mengenang istana Damnah ini, Pemerintah Kabupaten Lingga membangun kembali bangunan replika yang diperkirakan mirip dengan istana Damnah pada masa itu. (Wan/Yn)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00