Potensi Zakat Kepri Capai 7 Miliar Setahun

KBRN, Kepri : Badan amal zakat (Baznas) Provinsi Kepri menargetkan pendapatan zakat sebesar 7 Miliar pada tahun ini. Dengan rencana disahkannya Pergub pembayaran zakat bagi PNS, maka potensi zakat di Baznas Provinsi Kepri akan meningkat.

Meskipun dengan adanya Pandemi covid19, target tersebut bisa jadi tidak terealisasi. Pasalnya, hingga September ini Baznas Kepri baru bisa mengumpulkan sekitar 4 Miliar rupiah. Meskipun begitu dirinya tetap optimis dengan sisa waktu yang ada target tersebut dapat terpenuhi, terutama dengan rencana pengesahan Pergub tentang Zakat ASN di Provinsi Kepri.

Ketua Baznas Provinsi Kepri Arusman Yusuf mengatakan dana baznas yang terkumpul tersebut berasal dari para muzakki dan zakat ASN di lingkungan provinsi Kepri.

“Perolehan zakat kita berasal dari 1800 muzakki dan zakat ASN, dan kita setiap bulannya dapat mengumpulkan sekitar 300 juta,” ujar Arusman Yusuf.

Dengan rencana disahkannya peraturan gubernur terkait pembayaran zakat ASN di lingkungan pemerintah Provinsi Kepri, maka perolehan zakat dapat naik menjadi 700 hingga 800 juta per bulan.

Dengan ditandatangainya pergub pembayaran zakat oleh PNS dirinya juga berharap sector BUMN yang berada di level provinsi juga dapat berkontribusi kepada Baznas Provinsi. Dikarenakan selama ini zakat dari BUMN selalu masuk ke Kas Baznas Pusat.

“Ya kalau nanti sudah disahkan Pergub ini, kita harap dari BUMN yang ada di level provinsi juga dapat memberika kontribusi kepada Baznas Kepri. Karena selama ini kan mereka bayarya selalu ke pusat, mungkin nanti dapat kita lakukan pendekatan terkait hal tersebut. Sehingga bisa meningkatkan potensi Zakat daerah kita,” tutup Arusman Yusuf. (Yn)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00