Polisi Masih Selidiki Asal Usul Sabu yang Dipakai 3 Residivis

KBRN, Tanjungpinang; Satres Narkoba Polres Tanjungpinang masih menyelidiki asal usul sabu yang dipakai 3 residivis “H”, “HY”, SS dan “FBM”  saat ditangkap di dalam kamar sebuah rumah di Jl. Pompa Air Tanjungpinang, Jumat (8/1/2021) kemarin.

“Kami masih mendalami asal usul barang, apabila ditemukan cukup bukti untuk adanya tersangka baru jelas kita lakukan penangkapan dan penahanan,” Kata AKP Ronny Burungudju Kasatres Narkoba Polres Tanjungpinang, Kamis (21/1/2021)

Dikatakan Ronny, Keempat tersangka pelaku penyalahgunaan narkotika masih dilakukan penahanan di sel Mapolres Tanjungpinang. Ronny menjelaskan,  Perintah penahanan yang diberikan oleh penyidik hanya berlaku paling lama 20 hari. Apabila diperlakukan guna kepentingan pemeriksaan yang belum selesai, dapat diperpanjang oleh penuntut umum yang berwenang untuk paling lama 40 hari.

“Masa penahanan tergantung berapa lama berkas P21 dari jaksa, kita bisa saja menahan di sel polres selama 120 hari,”Katanya

Hingga saat ini penyidik pun berupaya segera merampungkan pemeriksaan dan penyusunan berkas keempat tersangka pelaku narkotika, sambil menunggu P21 dari Kejaksaan.“Masih dalam pemberkasan, selanjutnya kita kirim ke jaksa dan jika jaksa katakan lengkap ada P21 maka di kirim untuk tahap dua,” Ujarnya

Tersangka Penyalahgunaan Narkotika

Baca juga : Asik Nyabu, Residivis Tak Bekutik Digerebek Polisi

Sebelumnya, Asik pesta narkotika jenis sabu di dalam kamar 3 residivis inisial “H”, “HY”, SS dan “FBM”  tidak berkutik saat ditangkap polisi di Jl. Pompa Air No.7 RT.03 RW.01 Kel. Tanjungpinang Kecamatan Bukit Bestari Kota Tanjungpinang, Kepri.

Dari hasil tes urine semua pelaku positif mengkonsumi narkotika jenis sabu. Saat pengeledahan, polisi berhasil mengamankan 7 (tujuh) paket Narkotika jenis sabu dengan berat kotor 24.42 gram dan seperangkat alat hisab sabu yang disaksikan ketua RT setempat. Kapolres mengatakan, Setelah di introgasi bahwa barang bukti tersebut adalah kepemilikan pelaku “FBM”.

Atas perbuatanya terhadap tersangka di kenakan Pasal 114 ayat (2) dan atau Pasal 112 ayat  (2) UU No.53 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman penjara paling singkat 5 (lima) Tahun kurungan penjara. (RB)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00