Sedang Asyik Pesta Sabu, 8 Orang Terjaring Operasi Pekat Seligi

KBRN, Tanjungpinang; Satuan Reserse Narkoba Polres Tanjungpinang kembali berhasil meringkus 8 orang pelaku  penyalahgunaan Narkotika di dua lokasi berbeda di wilayah hukumnya, yang terjaring dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Seligi 2020, Sabtu (21/11/2020)

Tersangka diketahui berinisial, WH, BW, HN, BS, RS, GN diamankan di Taman Makam Pahlawan km 5 bawah Kota Tanjungpinang, Sabtu (21/11). Sementara untuk tersangka IR dan MN diamankan di salah satu Hotel di Jln. H. Agus Salim Tanjungpinang, Selasa (17/11) malam.

Kapolres Tanjungpinang AKBP Fernando, S.H, S.I.K., melalui Kasatresnarkoba AKP Ronny Burungduju, SH, S.I.K mengatakan, penangkapan berdasarkan menindaklanjuti informasi dari masyarakat tentang adanya orang yang memiliki dan mengunakan narkotika.

“Kemudian dilakukan penggrebekan dan penangkapan terhadap pelaku penyalahguna narkotika,” kata AKP Ronny

Diungkapkan Rony, Pada saat dilakukan penangkapan para pelaku telah selesai menggunakan narkotika dan dari hasil penggeledahan tidak ditemukan barang bukti Narkotika.

“Dari hasil tes urine terbukti para pelaku positif mengkonsumsi narkotika jenis sabu,” Ungkap Rony

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan berupa seperangkat alat hisab sabu  (bong). Rony menyebutkan, Selanjutnya terhadap para pelaku dibawa ke Polres Tanjungpinang untuk pemeriksaan lebih lanjut dan dilimpahkan ke Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) BNN untuk menjalani proses rehabilitasi. 

Dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Seligi  2020 yang dilakukan Kepolisian Resor (Polres) Tanjungpinang tidak hanya menekan jumlah kasus Narkotika. Namun, Kata Rony,  juga untuk menindak kasus judi, miras, curat, curas, premanisme dan pungli. Operasi digelar selama 20 hari sejak 15 November – 4 Desember 2020.

“Operasi ini bukan  hanya menekan jumlah kasus tindak kejahatan Narkotika  di tengah masyarakat. Namun juga untuk menindak kasus judi, miras, curat, curas, premanisme dan pungli,” Tutupnya (RB)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00