Ditengah Pandemi Covid-19, Pengiriman Tanaman Hias Meningkat

KBRN, Tanjungpinang; Kreatifitas dan inovasi sangatlah penting di masa pandemi virus corona (Covid-19) saat ini, seperti halnya yang dilakukan oleh warga di Tanjungpinang dalam mengisi waktu, salah satunya bercocok tanam termasuk tanaman hias. Bahkan frekuensi pengiriman tanaman hias dari Tanjungpinang ke berbagai daerah di Indonesia terjadi peningkatan lebih dari 100 persen.

Kepala Balai Karantina Pertanian Tanjungpinang, Raden Nur  Cahyo Nugroho melalui Fungsional Karantina Pertanian Dessy Merri mengatakan, Pengiriman tanaman hias di tengah pandemi virus corona (Covid-19) mengalami peningkatan sangat signifikan. Balai Karantina Pertanian Kelas II Tanjungpinang mencatat telah mengeluarkan surat hasil pengecekan tanaman sebanyak 20 surat perhari.

“Sejak pandemi, frekuensi  pengiriman tanaman hias keluar Tanjungpinang  meningkat lebih dari 100 persen,” kata Dessi Merri, Minggu (15/11/2020)

Dessi menyebutkan, Sejak bulan September sampai sekarang pengiriman tanaman hias jumlahnya terus meningkat dari Tanjungpinang ke berbagai kota di Indonesia. Peningkatan itu setelah dilakukan pengecekan pengiriman tanaman melalui Bandara Raja Haji Fisabililah Tanjungpinang.

“saat ini karantina lebih sering melayani orang yang mengirim bunga hias keluar Tanjungpianng dibanding tanaman yang masuk,”sebutnya

Menurutnya, peminat tanaman hias meningkat ditengah pandemi Covid-19 akibat banyaknya warga yang berdiam diri di rumah. Dessi juga mengatakan, dari pengakuan orang yang akan mengirimkan tanaman hias itu, awalnya tidak menjual bunga yang akhirnya beralih profesi karena telah berhenti dari pekerjaan sebelumnya. 

“kebanyakan dari mereka beralih profesi ini, karena berhenti dari pekerjaan sebelumnya,”imbuhnya

Adapun jenis bunga yang dikirimkan ke berbagai daerah di Indonesia seperti Jakarta, Jawa Barat bahkah sampai ke Papua. Ada beberapa jenis, seperti  jenis calathea, dan beberapa jenis lain seperti aglonema, alocasia, monster, sementara untuk harga bervariasi.

Dessi menjamin tanaman hias yang dikirim itu sudah melalui pemeriksaan dan mendapatkan sertifikat kesehatan tumbuhan. Hal ini bertujuan agar media pembawa bebas dari Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK).

“hal ini untuk memastikan bahwa media pembawa tersebut bebas dari hama,”pungkasnya (RB)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00