Sekolah di Bintan, Mulai Belajar Tatap Muka

KBRN, Bintan : Belajar Tatap Muka terbatas untuk tingkat SMP/MTs di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, mulai diberlakukan hari ini, Kamis, 1 Oktober 2020. Setelah 6 bulan belajar secara daring.

Untuk belajar tatap muka Terbatas ini diberlakukan hanya sekolah yang berada di wilayah zona hijau dan zona kuning di masa Tatanan Kehidupan Baru, pandemi Corona Virus Disease (Covid-19). 

" Sementara ini baru 9 sekolah setingkat SMP/MTs saja yang dibuka. Itu pon di wilayah pesisir pulau Bintan. Karena, masyarakat di bagian pesisir tidak ada terkonfirmasi virus," jelas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan, Tamsir, Kamis (1/10/2020).

Dijelaskan, sekolah yang dibuka terdiri dari 7 SMP dan 2 MTs. Diantaranya, SMP 7 Teluk Bintan, SMP 14 Tambelan, SMP 18 Numbing, SMP 19 Kelong, SMP 22 Mapur, SMP 23 Mantang dan SMP 25 Mantang.

" Dua sekolah MTs yang sudah mulai beraktifitas belajar mengajar tatap muka, satu di kecamatan Tambelan dan satu MTs di pulau Pangkil, kecamatan Teluk Bintan," jelasnya.

Pembelajaran secara tatap muka ini menyesuaikan dengan Surat Edaran terbaru tentang perubahan SKB bersama 4 menteri, tambah Tamsir, bahwa daerah yang berada pada zona hijau dan kuning diperbolehkan membuka sekolah. 

Syarat utama yang harus diperhatikan daerah membuka sekolah dimasa pandemi, diantaranya, tidak terjadi penambahan kasus positif virus Corona dalam satu bulan ke depan. Kemudian, belajar berlangsung selama tiga setengah jam dalam satu hari.

" Siswa belajar di sekolah hanya tiga hari. Dalam satu ruang kelas juga dibatasi berkisar 15-20 orang. Karena pendidikan karakter anak sangat penting dilakukan oleh guru, sehingga perlu dilakukan belajar tatap muka dengan mematuhi protokol kesehatan," tuturnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00