Wujudkan Tanjungpinang Bersinar, AKBP Darsono Ajak Warga Perangi Narkoba

KBRN, Tanjungpinang; Kepala BNNK Tanjungpinang AKBP Darsono mengatakan bahwa Narkotika masih menjadi  masalah cukup serius di Indonesia. Hal itu disampaikannya ketika mengadakan Workshop Penggiat Anti Narkoba diLingkungan Swasta, Selasa (11/8/20) bertempat di Hotel Aston Tanjungpinang, Kepri.

“Indonesia masih dianggap pasar potensial dengan angka prevalensi 1,80% atau 3,41 juta penyalah guna,” kata AKBP Darsono, SH Kepala BNNK Tanjungpinang

Dikatakannya, Maraknya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Indonesia khususnya di Tanjungpinang terutama di perairan Pantai dengan banyaknya jalur ‘tikus’ yang dimanfaatkan para bandar untuk memasok narkoba secara ilegal yang berakibat mengguritanya Narkoba di wilayah Provinsi Kepri.

“Semua element masyarakat harus bersatu memerangi barang haram narkotika yang merusak sendi-sendi kehidupan,” katanya

Lihat saja fakta, Banyak unsur masyarakat dan pemerintah yang terkontaminasi narkoba yang mendekam dipenjara bahkan beberapa orang mati sia-sia akibat narkoba.

“Banyak jaringan lapas sindikat internasional dengan berbagai macam modus operandi yang harus dilawan secara bersama guna memutus mata rantai penyebaran barang haram itu,”Sebutnya

Sementara itu  Kasi pencegahan dan pemberdayaan masyarakat Hery Purwanto, S. Kom, meminta kepada peserta untuk mengikuti pembekalan Penggiat Anti Narkoba ini dengan disiplin dan penuh tanggung jawab serta dapat menjadi agen perpanjangan  tangan BNN.

“Harapan kita penggiat anti narkoba ini sebagai penghubung juga memiliki komitmen kuat untuk memberantas narkoba,” Ujar Hery Purwanto

Hery menambahkan, sebagai agen Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) diharapkan dapat berpartisipasi aktif. Salah satunya adalah apabila ada di lingkungannya yang terindikasi penyalahgunaan narkoba agar segera melaporkannya, sehingga dapat dilakukan proses hukum maupun rehabilitasi.

“Keluarga dan masyarakat harus berani melapor Penyalahguna Narkoba dilingkungannya agar bisa direhabilitasi" tambah Hery

Menurutnya, rehabilitasi saja tidak akan memberantas akar masalah narkotika. Harus diberantas dari sumbernya atau melakukan pencegahan dengan memberi penyuluhan ke masyarakat.

“diperlukan upaya – upaya pencegahan dan pemberdayaan masyarakat yang komprehensif dan berkesinambungan minimal di lingkungan kerja masing-masing,” Pungkasnya (RB)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00