Hari Terakhir PPDB, NIK Bermasalah Masih Dialami Sebagian Masyarakat

KBRN, Tanjungpinang : Hari terakhir pelaksanaan PPDB online di Kota Tanjungpinang masih diwarnai oleh sebagaian warga masyarakat yang terkendala masalah NIK saat melakukan pendaftaran PPDB Online di Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah warga masih mengantri di Dinas Pendidikan  untuk menunggu layanan tim teknis, agar anaknya dapat bersekolah.

Sebagian besar wali murid merasa khawatir anaknya tidak bisa bersekolah karena hingga hari terakhir belum berhasil melakukan pendaftaran secara online. Seperti yang dialami oleh Beti warga Kampung melayu yang belum berhasil mendaftarkan anaknya sejak kemarin, kerena permasalahan Nomor KK belum terdaftar di system. Di hari terakhir ini, dirinya ingin meminta kepastian dari panitia PPDB agar anaknya bisa bersekolah dan dokumen apa yang harus diurus agar pendaftarannya dapat diterima oleh sistem.

“Sekarang ini intinya kita mau kepastian, jangan disuruh coba-coba terus karena kan sudah hari terakhir. Kalau ada dokumen yang harus diurus biar kita urus, kalau harus pindah sekolah juga enggak apa-apa. Dari semalam kita sudah kesini, tapi Cuma disuruh coba lagi, tapi tetap gagal,” ungkapnya, Rabu (06/07/2022).

Padahal menurutnya, NIK yang tertera di KK lama dan KK baru tetap sama hanya saja memang alamat yang tertera berbeda karena dirinya baru pindah rumah.

Permasalahan NIK dan KK yang terjadi selama proses PPDB ini juga disayangkan oleh Sri, salah seorang wali murid yang tidak mendapatkan kepastian diterima atau tidak anaknya di sekolah yang dituju. selain itu dirinya yang kurang mengerti tata cara pendaftaran secara online, membuat proses pendaftaran dirasa menjadi semakin ribet.

“Iya di sekolahnya kataya sudah penuh, padahal kita tinggal jaraknya dekat. KK kita sudah diurus lebih dari sebulan lalu, dan kita juga sudah tunjukkan Surat Domisi dari RT tapi tidak bisa. Kita berharap ada solusi anak kita bisa sekolah dimana gitu,” ucap Sri.

Sementara itu Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang Saparillis menyebut pihaknya akan terus berupaya menyelesaikan masalah yang terjadi pada pelaksanaan PPDB ini dan memastikan semua anak di Kota Tanjungpinang dapat dapat mengeyam pendidikan dengan layak.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar