Wako: Faskes Harus Terus Meningkatkan Pelayanan Terbaiknya

KBRN, Tanjungpinang: Walikota Tanjungpinang Rahma menyampaikan data dari BPJS Kesehatan terkait Cakupan Kesehatan Semesta atau Universal Health Coverage (UHC) yang telah mencapai 88,93%.

Capaian ini adalah komitmen pemerintah untuk melindungi seluruh penduduknya melalui jaminan kesehatan, termasuk Warga Negara Asing yang bekerja minimal enam bulan di Indonesia.

“Capaian UHC saat ini sudah mencapai 227.757 jiwa dan terdapat kenaikan peserta PBI JK sebesar 14.792 pada bulan Juni,” jelasnya saat memimpin rapat Monitoring dan Evaluasi Atas Penyediaan Fasilitas Kesehatan Sarana Prasarana dan Sumber Daya Manusia bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kota Tanjungpinang, di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Kantor Walikota, Senin (04/07/2022).

Lanjut dikatakannya, capaian mutu layanan merupakan hal terpenting di setiap faskes. Untuk itu pertahankan yang sudah baik, pastikan berkualitas, mudah diakses, dan dapat diterima oleh semua lapisan masyarakat dengan memanfaatkan sumber daya yang ada.

“Sistem antrian elektronik, display ketersediaan tempat tidur dan display tindakan operasi merupakan bentuk transparasi data kepada peserta JKN," ujarnya.

Rahma menegaskan, jika ada kendala yang terjadi di lapangan harus dilaporkan dan diselesaikan dengan segera. agar tidak ada lagi pengguna JKN mengeluh atas faskes yang mereka rasakan.

“Tidak jarang di antara masyarakat yang belum paham digitalisasi dalam program JKN. Wujudkan Pelayanan Kesehatan yang transparan, mudah, cepat dan efektif," harapnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Kota Tanjungpinang Fauzi Lukman Nurdiansyah menambahkan, selain dukungan pemerintah melalui regulasi yang mewajibkan seluruh penduduk terdaftar ke dalam Program JKN-KIS, BPJS Kesehatan juga proaktf mengadvokasi penduduk dari berbagai segmen untuk menjadi peserta JKN-KIS.

"Sinergi antar lembaga juga diperkuat untuk menegakkan kepatuhan, terutama dari sektor formal. Tantangan yang dihadapi saat ini adalah bagaimana asuransi kesehatan sosial dapat mencakup semua penduduk, dapat memastikan akses penduduk ke asuransi kesehatan sosial, dan juga memberikan jaminan pelayanan yang berkualitas khususnya di Kota Tanjungpinang," ucapnya.(AW)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar