Sapi Kiriman Dari Lampung Terindikasi PMK

KBRN, Kepri : Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan (DKP2KH) Provinsi Kepulauan Riau, Rika Azmi mengatakan bahwa ratusan sapi yang di datangkan dari Lampung Tengah untuk kota Batam ditemukan Suspek Penyakit Mulut dan Kuku.

Namun hal tersebut baru indikasi dan pihaknya sudah melakukan pengecekkan di veteriner Jambi untuk sampel untuk memastikan dan tidak menimbulkan keraguan.

“Baru indikasi, karnakan sapi-sapi tersebut 3 hari 3 malam berada dilaut, tentu mabuk. Nanti Kita tunggu saja hasilnya,“ Ungkapnya saat di konfirmasi RRI Jum’at (01/07/2022).

Seperti yang di kutip dari Kantor Berita Antara, Sebanyak 202 ekor sapi dari Lampung Tengah yang tiba di Kota Batam, Kepulauan Riau, beberapa waktu lalu dinyatakan suspek penyakit mulut dan kuku (PMK). Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Batam, Mardanis mengatakan pihaknya telah mengambil sampel.

“Kami menemukan sapi yang kami tempatkan di holding ground saat karantina, beberapa ada yang gejala berat, maka kemudian kami ambil sampel air ludah,” ujar Mardanis di Kantor Wali Kota Batam usai rapat koordinasi penanganan PMK, Kamis (30/6/2022).

Ia memastikan hingga saat ini, belum ada ditemukan kasus PMK yang terkonfirmasi. Jumlah sapi yang masuk ke Batam dari Lampung Tengah berjumlah 813 ekor. Pada tahap pertama masuk 319 ekor dan tahap kedua masuk 494 ekor.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar