Inovasi Pelayanan Publik, Bupati Anambas Paparkan Inovasi Pulau Pahat Anambas

KBRN, Tanjungpinang;  Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris  dengan didampingi oleh Wakil Bupati Kepulauan Anambas serta Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil lakukan presentasi dan wawancara Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tahun 2022, Rabu (29/06/2022)  yang dilaksanakan secara virtual dan disiarkan secara langsung melalui youtube channel SINOVIK Kementerian PANRB. 

Inovasi yang diangkat pada Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) tahun 2022 adalah Inovasi Pulau Pahat Anambas (Penjemputan Langsung Pelayanan Administrasi Kependudukan Dengan Cepat dan Tepat di Anambas). 

Di awal presentasinya, Bupati Kepulauan Anambas memaparkan Dasar Hukum Pembentukan Kabupaten Kepulauan Anambas di Provinsi Kepulauan Riau, Letak Geografis, Batas Wilayah, Luas Wilayah, dan jumlah penduduk Kabupaten Kepulauan Anambas. 

Selanjutnya Bupati Kepulauan Anambas menjelaskan, bahwa Inovasi Pulau Pahat merupakan inovasi pelayanan penjemputan langsung dan pengantaran dokumen kependudukan (Kartu Keluarga, KTP - el, Akta Kelahiran, KIA, Akta Kematian) ke alamat, dilakukan untuk memberikan pelayanan efektif dan efisien bagi masyarakat yang bertempat tinggal di pulau - pulau, yang dilaksanakan sejak 11 Februari 2019 sampai dengan sekarang

".Inovasi Pulau Pahat merupakan inovasi pelayanan penjemputan langsung dan pengantaran dokumen kependudukan, tujuannya pelayanan lebih efektif dan efisien," Kata Abdul Haris

Selain itu juga, Abdul Haris menjelaskan, timbulnya ide Inovasi Pulau Pahat Anambas dikarenakan letak geografis yang terdiri dari pulau - pulau yang berjumlah 255 pulau, mengingat terkadang cuaca ekstrim pada bulan tertentu dengan gelombang tinggi mencapai lebih dari 5 (lima) meter dan juga penggunaan transportasi laut (pompong dan speedboat) sebagai transportasi utama dengan waktu dan jarak tempuh antar pulau yang jauh, serta tingginya biaya dan transportasi. 

"Inovasi ini timbul disebabkan letak geografis yang terdiri dari pulau - pulau yang berjumlah 255 pulau yang tidak dapat dijangkau dengan mudah melihat cuaca ekstrim pada bulan tertentu," jelasnya

Adapun tujuan Inovasi Pulau Pahat yaitu memberikan pelayanan efektif dan efisien bagi masyarakat yang bertempat tinggal di pulau - pulau, memfasilitasi dokumen kependudukan untuk penduduk rentan administrasi kependudukan seperi lansia, penyandang disabilitas, orang dengan gangguan jiwa, sakit menahun dan lainnya, serta meningkatkan jumlah kepemilikan dokumen kependudukan (KK, KTP, Akta Lahir, Kartu Identitas Anak (KIA) dan Akta Kematian. 

"Tujuannya agar  meningkatkan jumlah kepemilikan dokumen kependudukan seperti  (KK, KTP, Akta Lahir, Kartu Identitas Anak (KIA) dan Akta Kematian," Tukasnya

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar