Pasar Baru Tanjungpinang Berkonsep Bangunan Melayu

KBRN, Tanjungpinang : Pembangunan Pasar baru Tanjungpinang akan mengusung konsep bangunan Melayu dan juga berkonsep green building.

Rencana revitalisasi pasar baru Tanjungpinang sendiri merupakan upaya yang dilakukan pemko tanjungpinang untuk memperbaiki bangunan pasar yang memang telah berumur cukup tua. Setelah ambruknya pasar KUD beberapa waktu yang lalu, pemerintah Kota Tanjungpinang terus berupaya menggesa rencana revitalisasi tersebut agar segera terealisasi pembangunannya.

Kepala Dinas PUPR Kota Tanjungpinang Zulhidayat menyebut bahwa kegiatan revitaslisasi pasar baru tersebut akan diupayakan pada tahun 2022 ini dapat dimulai pembangunan fisiknya, menggunakan anggaran sebesar 74 miliar rupiah yang berasal dari kementerian.

“Kita upayakan tahun ini mulai dilaksanakan pembangunan fisiknya, jika semuanya lancar di Kementerian. Anggarannya masih sesuai rencana semula yakni Rp74 Miliar bersumber dari kementerian,” ujar Zulhidayat pada Senin (23/5/22).

Zulhidayat menambahkan bahwa saat ini DED pembangunan pasar baru tersebut telah selesai dilakukan, dimana pembangunan pasar baru Tanjungpinang akan berkonsep bangunan melayu, serta tetap mengusung konsep green building sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan oleh bagian teknis bangunan.

“Ini sesuai dengan kriteria final yang ditetapkan oleh bagian teknis bangunan,” tambah Zul.

Setelah menyelesaikan DED revitalisasi pasar baru tersebut, pemerintah Kota Tanjungpinang perlu melakukan relokasi pedagang dan menyiapkan berbagai dokumen pendukung lainnya, sepreti dokumen pembebasan lahan, dokumen andalalin, dan lain sebagainya.

Untuk relokasi sendiri pemerintah Kota Tanjungpinang telah menyiapkan lahan di jalan RE. Martadinata Tanjungpinang, dan akan melakukan relokasi pedagang dalam waktu dekat ini. (yn)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar