Akademisi Minta Plt Bupati Bintan Segera di Definitifkan

KBRN, Tanjungpinang; Akademisi Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang Alfiandri meminta  Plt Bupati Bintan Roby Kurniawan segera dilantik menjadi Bupati definitif.

“Kita prihatin terhadap putusan hakim atas tidakan korupsi bupati non aktif. Namun yang harus dipikirkan oleh kita bersama masyarakat bintan, untuk mensegerakan pengisian jabatan bupati dan wakil bupati secara definitif,” kata Alfiandri kepada RRI Senin (23/05/2022)

Menurutnya, Jika plt Bupati Kabupaten Bintan tidak segera didefinitifkan, maka akan berdampak kepada kebijakan Pemerintah Kabupaten Bintan.

“Jika dilihat dalam UU Aministrasi Pemerintahan harus diisi jabatan secara definitif, apalagi menginggat masa periodenya tidak lama lagi, akan berakhir di bulan November 2024,”ujarnya

Oleh karena itu diharapkan supaya DPRD Kabupaten Bintan segera melakukan Sidang Paripurna untuk menetapkan bupati secara definitif. “DPRD memberhentikan bupati non aktif Apri Sujadi terlebih dahulu, baru tahpan selanjutnya. Supaya keluar keputusan sehingga Gubernur atas nama presiden untuk melantik Plt menjadi definitif,” Jelasnya.

Alfiandri juga menerangkan, Proses pengangakatan Robby Kurniawan melalui SK Mendagri hanya proses lanjutan. “Melalui SK Mendagri untuk pengankatan lalu diambil sumpah oleh Gubernur. Karena untuk bupati ini hanya proses lanjutan saja,” Terangnya

Jika Roby Kurniawan sudah sah menjadi Bupati Kabupaten Bintan, dia menyampaikan, selanjutnya tugas partai untuk menetapkan Wakil Bupati Kabupaten Bintan untuk membantu pemerintahan yang dipimpin Roby Kurniawan.

“DPRD Kabupaten Bintan harus segera mendapatkan salinan putusan hakim pengadilan yang mengikat inkracht ats putusan tindak pidana korupsi bupati non aktif,” Sebutnya

Tahapan selanjutnya, Tambah Alfiandri, adalah DPRD memutuskan melalui sidang paripurna pemberhentian Bupati non aktif. Kemudian dilanjutkan dengan tahapan berikutnya DPRD menyurati kepada Bupati Bintan dan diteruskan kepada Gubernur serta Mendagri agar segera dilakukan proses pemilihan Wakil Bupati Bintan.

“Jangan diulur-ulur lagi, yang menjadi persoalan adalah masyarakat. Roda pemerintahan harus dipikirkan,” Tambahnya

Ia juga mengungkapkan, Setelah itu Partai pengusung harus mengajukan nama untuk diberikan kepada Anggota DPRD Bintan.”Tentu harus ada mekanisme DPRD yang harus diperhatikan dalam tatibnya untuk wakil bupati ini,”Ungkapnya

Ketika ditanyai apakah ada batas waktunya untuk pemilihan wakil bupati ini? Alfiandri mengatakan, tergantung keinginan politik kepala daerah, Sebab, setelah dilantiknya Roby Kurniawan, Roby harus bergerak cepat untuk mengisi posisi Wakil Bupati guna membantu dalam roda pmerintahan.

“Jangan korbankan masyarakat oleh tedensi hitung-hitungan politik 2024 mendatang. Jangan sampai menyalahi kewenangan dalam jabatan,”Tukasnya (RB)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar