LP3M UMRAH Selenggarakan Workshop Case Method dan Project-based Learning

KBRN, Bintan: Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) melalui Lembaga Penelitian Pengabdian Kepada Masyarakat dan Penjaminan Mutu (LP3M) selenggarkan Workshop Case Method dan Project-based Learning. Di Ruang Serbaguna Tanjak Lantai 3 Gedung Rektorat UMRAH, Dompak.

Kegiatan workshop yang melibatkan Wakil Dekan I Fakultas dan Ketua Jurusan di lingkungan UMRAH itu menghadirkan narasumber dari Universitas Jambi yakni Prof. Dr. rer. nat. H. Rayandra Asyhar, M.Si

Di sela-sela penyampaian materi, Prof. Rayandra mengutarakan bahwa kedua topik penting yang diangkat dalam workshop tersebut merupakan konsep krusial yang ditetapkan oleh Kementerian dan dijadikan salah satu indikator pencapaian perguruan tinggi dalam aspek pembelajaran dan kompetensi lulusan.

Menurutnya hal tersebutlah yang membuat ia bersemangat untuk memberikan pengetahuan dan pengalaman di rumah keduanya, Universitas Maritim Raja Ali Haji.

“Pada dasarnya CM dan TBP bukan konsep baru dalam ilmu pedagogi. Oleh karena tuntutan Kementerian terkait proses pembelajaran, kedua konsep ini kembali naik ke permukaan dan mendapat sorotan,” ujar Prof Rayandra

Pada kesempatan yang sama, Ketua LP3M UMRAH Henky Irawan, S.Pi, M.P, M.Sc menyampaikan bahwa untuk dapat memberikan pengalaman belajar selama workshop, maka peserta diberikan dua sesi berikutnya yang terdiri dari pelatihan terbimbing menyusun Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dengan implementasi CM dan TPB dan latihan terbimbing implementasi CM dan TPB.

“Dengan desain aktifitas ini, kami yakin peserta kegiatan workshop dapat menambah wawasan mengenai CM dan TPB”, ucapnya.

Dirinya turut menjelaskan bahwa kegiatan workshop itu diselenggarakan dengan maksud untuk menopang pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) poin 7 terkait proses pembelajaran dengan basis CM dan TPB.

“Dengan demikian, diharapkan peserta yang mengikuti kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh di Jurusan masing-masing sehingga setiap dosen dapat tambahan ilmu mengenai implementasi CM dan TPB di perkuliahan yang diampu”, pungkas Henky Irawan

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar