Bulan Depan Tarif Pompong Penyengat Resmi Naik Seribu

KBRN, Tanjungpinang : Pemko Tanjungpinang resmi mengizinkan kenaikan tarif penyebrangan Pulau Penyengat menggunakan pompong tradisional sebesar Seribu rupiah. 

Besaran Tarif penyeberangan ke Pulau Penyengat yang sebelumnya Rp7 ribu bagi masyarakat umum kini naik menjadi Rp8 ribu rupiah. Sedangkan untuk masyarakat Pulau Penyengat dan siswa sekolah tarifnya juga naik, yakni dari Rp5 ribu menjadi Rp6 ribu. Tarif ini resmi diberlakukan pada 1 Juni mendatang. 

Ketua Asosiasi Penambang Pompong Pulau Penyengat Razali mengatakan, alasan pengajuan tarif ini dilakukan salah satu adalah karena para penambang  sudah tidak lagi menggunakan bahan bakar bersubsidi. Sehingga diperlukan penyesuain tarif. 

Selain itu, saat ini para penambang juga telah bekerja sama dengan Jasaraharja, sehingga perjalanan laut tersebut juga tercover oleh asuransi.

"Saya sudah ajukan rencana kenaikan tarif ini kepada Pemko Tanjungpinang sekitar akhir Februari lalu, dan baru kemarin ditandatangani oleh Walikota," ungkap Razali pada Sabtu (21/5/22). 

Kepala Seksi Keselamatan Berlayar Dishub Kota Tanjungpinang Muhammad Habib juga menjelaskan bahwa kenaikan tarif ini sudah melalui berbagai perhitungan sebelum akhirnya dikeluarkan izin oleh Pemko Tanjungpinang. 

"Kenaikan tarif ini sepenuhnya untuk para penambang, pemko hanya memberikan izin karena terkait penyeberangan antar pulau ini masih dalam kewenangan Pemko Tanjungpinang," terang Habib. 

Sebelum 1 Juni, Dishub Kota Tanjungpinang dan Asosiasi Penambang Pompong Pulau Penyengat juga akan mulai melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait kenaikan tarif tersebut. (Yn)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar