Posyandu Lansia Dan Remaja Masih Kekurangan Fasilitas Sarana Dan Prasarana

KBRN, Tanjungpinang: Diraihnya Kota Tanjungpinang sebagai  juara satu kota dengan cakupan imunisasi rutin tertinggi triwulan satu  tahun 2022 oleh kementerian kesehatan republik indonesia masih menyisakan beberapa pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, seperti masih kurangnya fasilitas di Posyandu.

“Penghargaan yang diraih Kota Tanjungpinang sebagai juara satu cakupan imunisasi rutin tertinggi triwulan satu  tahun 2022 oleh kementerian kesehatan republik indonesia perlu diapresiasi dan dipertahankan.” Ujar Anggota Komisi II DPRD Kota Tanjungpinang  Momon Faulanda Adinata, SE dalam Dialog Lintas Tanjungpinang Pagi, Rabu (18/05/2022)

Bahkan karena raihan tersebut Kota Tanjungpinang dipilih sebagai tempat pencanangan  Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

“Hal ini bukan hal yang biasa dan sangat membanggakan, Kota Tanjungpinang terpilih sebagai Kota Pencanangan Bulan Imunisasi Anak Nasional.” Ucapnya

Dijelaskannya sejauh ini posyandu-posyandu yang ada Kota Tanjungpinang meski pandemi sudah berjalan dengan baik. Bahkan serapan anggaran  oleh Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang  juga sangat baik.

Meski begitu dirinya tidak menampik ada beberapa keluhan dari kader-kader Posyandu kepada Komis II DPRD Kota Tanjungpinang. Kader tersebut meminta bantuan pelatihan dan perlengkapan sarana dan prasarana posyandu.

“Untuk pelatihan  sudah dilaksanakan dengan baik oleh Dinas Kesehatan, bahkan rutin dilakukan, nah untuk perlangkapan sarana dan prasarana posyandu yang perlu diperhatikan terutama posyandu yang baru didirikan. Kota Tanjungpinang terdiri dari  4 kecamatan, 18 kelurahan  di derah tersebut ada 140 posyandu balita, 34 posyandu lansia dan 16 posyndu remaja. Nah, Posyandu lansia dan remaja ini relatif baru dibangun sehingga memerlukan pemerintah untuk melengkapi fasilitas sarana dan prasaraan disana.” Jelasnya.

Momon menambahkah pihaknya dalam bekerja  bermitra dengan Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang telah membahas bersama permasalahan tersebut. Dirinya berharap kedepan permasalahan ini dapat diatasi, sehingga tujuan untuk kesehatan anak, maupun  kesehatan kader-kader posyandu dapat terjamin dan kelengkapan sarana dan prasarana  posyandu lansia dan remaja dapat terpenuhi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar