Cuaca Kering Mulai Melanda Tanjungpinang Bintan

KBRN, Tanjungpinang : Selama sebulan kedepan Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan akan menghadapi cuaca kering. Hal ini disebabkan turunnya intensitas hujan yang akan terjadi di sekitar Pulau Bintan.

Menurut Miranda Prakirawan BMKG (Badan Meteorolog Klimatologi dan Geofisikan) Kota Tanjungpinang, kondisi cuaca kering tersebut akan berlangsung dimulai pada akhir Januari dan mencapai puncaknya pada Februari mendatang.

“Januari ini sudah mulai berkurang intensitas hujannya, dan puncaknya nanti akan terjadi pada Februari,” ucap Miranda pada Kamis (27/1/22).

Menurutnya wilayah Pulau Bintan merupakan zona non musim, sehingga dalam setahun dapat terjadi dua kali puncak curah hujan tinggi, yakni pada Bulan April dan Bulan November. Sementara untuk bulan Februari diterangkan Miranda merupakan puncak terjadinya cuaca kering.

“Jadi dari akhir Januari akan ada pengurangan curah hujan hingga puncaknya di Februari, kemudian di Maret akan mulai turun hujan kembali dengan intensitas ringan dan mencapai puncak musim hujan,” tambah Miranda.

Menurutnya terakhir kali hujan turun di Kota Tanjungpinang yakni di Tanggal 19 Januari dengan intensitas ringan dan bersifat lokal. Sementara untuk hujan dengan intensitas lebat, terjadi terakhir kali pada bulan Desember lalu.

Menurutnya dengan cuaca kering saat ini, akan lebih berpotensi untuk terjadinya titik panas di sejumlah lokasi. Dan titik panas ini juga dapat menimbulkan potensi kebakaran hutan dan lahan karena kondisi cuaca yang hangat serta angina yang bertiup cukup kencang belakangan ini.

“Dihimbau kepada masyarakat untuk tidak menyalakan api atau sumber api sembarangan karena dapat memicu timbulnya kebakaran lahan,” pungkas Miranda. (yn)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar