Tahun 2021, 60 Objek Sejarah Berhasil Diselamatkan

KBRN, LINGGA : Sebanyak 60 objek sejarah berhasil diselamatkan dan diletakkan di museum Linggam Cahaya Daik Lingga pada 2021 lalu.

Kepala Dinas Kebudayaan, melalui penggiat sejarah dari Staf Dinas Kebudayaan Lingga, Lazuardy mengatakan, barang itu benda koleksi dari tanah liat yang diselamat lalu diletakkan di museum linggam cahaya.

"Itu barang-barang keramalogika (benda koleksi dari tanah liat), seperti tempayan, dan mangkok-mangkok," kata Lazuardy, Kamis (20/1/2022)

Salah satunya juga adalah sebuah penemuan perahu tua yang terbenam di laut Kecamatan Senayang pada Agustus 2021 lalu.

"Pada saat dilakukan pemindahan dugaan cagar budaya yang berupa sebuah perahu itu, dilakukan oleh tim dari kita Dinas Kebudayaan bersama Arkeolog Sumatera Utara dan masyarakat setempat," jelasmya

Perahu ini pun disebut dengan sebutan 'Jelo' oleh masyarakat setempat. Selain perahu tersebut, dia menyebutkan ada yang telah diselamatkan berupa senjata 'Lela' atau sebuah meriam kecil. Dia menyebutkan, Lela tersebut diselamatkan pada Desember 2021.

"Lebih kurang ada 60 lebih kira-kira yang telah diselamatkan. Ada Mandau (senjata tajam sejenis parang), ada keris, termasuk jelo dan meriam kecil tadi," ujarnya

Barang atau benda bersejarah tersebut, Lazuardi menjelaskan didapatkan dari simpanan masyarakat.

"Jadi ada yang berupa imbalan dan ada yang dihibahkan," ujarnya.

Museum yang terletak di Ibukota Daik, Kecamatan Lingga itu setidaknya menyimpan lebih dari 5 ribu benda bersejarah atau objek cagar budaya di dalamnya.

Disbud Lingga mengajak masyarakat untuk menempatkan benda bersejarah di Museum Linggam Cahaya. (WN)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar