Pemda Lingga Jadikan Daik Kota Wisata Budaya dan Religi

KBRN, LINGGA : Pemerintah Kabupaten Lingga akan jadikan Daik sebagai kota wisata budaya dan religi.

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Lingga M. Nizar dalam diskusi bersama instansi terkait beberapa waktu lalu.

"Agar kita benar-benar siap menjadi daerah pariwisata, maka wisata sejarah dan religi harus di fokuskan dan harus berjalan beriringan," kata Nizar

Dikatakan Nizar, ia bersama wakil Bupati Lingga Neko Wesha Pawelloy memang tengah berupaya meningkatkan kapasitas pembangunan.

"Baik dari segi ekonomi kemasyarakatan, pembangunan infrastruktur, bahkan kepariwisataan yang gencar dilakukan," ujarnya

Selain itu, pergerakan masif yang dilakukan bersama dengan dinas-dinas terkait berupaya menjemput pembangunan.

"Seperti kemarin kita menemui sejumlah Kementerian di Jakarta hingga pada program Hibah Millennium Challenge Compact (MCC) yang merupakan program dari Pemerintah Amerika Serikat dari Bapennas RI. Itu salah satu bentuk keseriusan kita membangun," jelasnya

Nizar menekankan kepada Dinas Pariwisata, Kecamatan Lingga, bahkan peran PKK Kabupaten Lingga untuk dapat memberikan sosialisasi atau bahkan pelatihan-pelatihan sadar wisata kepada masyarakat, baik itu di Daik sendiri, bahkan di desa-desa bersangkutan. 

"Memang masyarakat yang bersangkutan harus siap, misal dalam menyediakan homestay. Maka itu perlu dilakukan gerakan bersama dalam waktu waktu tertentu," ujarnya

Dalam persiapan menjadikan wilayah Kecamatan Lingga sebagai pusat Kota Budaya yang identik dengan wisata Budaya dan Religi. 

Namun tidak itu saja, Gunung Daik dan Sepincan bakal menjadi pelengkap, menyuguhkan wisata alam yang menakjubkan. 

"Saya yakin dan percaya apabila, Malaysia ataupun Singapura sudah dibuka ke Lagoi, sebagaimana janji pemerintah kota Batam, dan Dinas Pariwisata Provinsi. Mungkin akan terjawab setiap bulan itu 500 wisatawan," tuturnya (WN)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar