7 Peserta Utusan LPTQ Bintan Ikuti Pelatihan Dewan Hakim MTQ Se-Provinsi Kepri

KBRN, Bintan: Bertempat di King’s Hotel Jl. Yos Sudarso No.1 Kota Batam, 7 (tujuh) peserta utusan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Bintan mengikuti Pelatihan Dewan Hakim MTQ Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Tahun 2021. Kegiatan diselenggarakan di tersebut berlangsung selama 3 hari mulai tanggal 7 sampai 9  Desember 2021.

Di antara cabang-cabang yang biasa dilombakan pada ajang MTQ setiap tahunnya itu, terdapat 5 cabang utama yang menjadi fokus pada pelatihan tersebut yaitu, cabang Syarh Al-Qur’an, Fahm Al-Qur’an, Tilawah Al-Qur’an, Tahfiz Al-Qur’an, Tafsir Al-Qur’an, dan Menulis Makalah al-Qur’an  (MMQ).  Peserta Pelatihan Dewan hakim berasal dari 7 Kabupaten/Kota se- Provinsi Kepri berjumlah 56 orang.

LPTQ Kabupaten Bintan melalui Ketua I, H. Erman Zaruddin, mengirim Tujuh peserta yakni: H. M. Isa Ansory (Syarhil Qur’an), Taufiq Qurrahman (Fahmil Qur’an), Hernani dan Kamsuri, (Tilawah Qur’an), M. Salim (Tahfiz Qur’an), Mulyadi (MMQ), dan Dr. H. Suparman Manjan, (Tafsir Qur’an). Mereka diutus mengikuti pelatihan agar nantinya muncul Dewan Hakim yang andal dan profesional di Kabupaten Bintan.

Kepada Humas, Mulyadi, sebagai salah satu peserta yang diutus mengucapkan terima kasih kepada LPTQ Kabupaten Bintan yang telah memberikan kesempatan dan memfasilitasi mengikuti kegiatan tersebut. “Terima kasih atas kepercayaan LPTQ Bintan yang telah memberi kesempatan kepada kami untuk mengikuti pelatihan ini. Semoga kami dapat menjadi Dewan Hakim dengan kualitas seperti yang diharapkan pada pelatihan ini,” ungkap Mulyadi.

Panitia menghadirkan 5 narasumber kaliber nasional di antaranya, Prof. Dr. Asep Saeful Muhtadi asal Bandung dengan fokus pada cabang MMQ, Dr. Ummi Fatimah asal Jakarta dengan fokus Tahfiz Qira’at, Nasrullah Jamaluddin dengan fokus pada Tilawah, Dr. Mawardi M Sholeh dengan fokus Tafsir, dan Dr. Syar’i Mu’in asal Padang dengan fokus pada Fahmil.

Dalam laporannya, Ketua Panitia, Riama Manurung menyampaikan, penyelenggaraan kegiatan ini merupakan salah satu program LPTQ Provinsi Kepri yang diketuai oleh Wakil Gubernur, Hj. Marlin Agustina. Diharapkan melalui kegiatan ini dapat memberikan pencerahan bagi peserta sebagai Dewan Hakim dalam penyelengaraan MTQ di Provinsi Kepri.

Kegiatan dibuka oleh Wakil Gubernur yang juga merupakan Ketua LPTQ Provinsi Kepri, Hj. Marlin Agustina. Marlin berharap adanya perubahan transparansi LPTQ. Ia menceritakan STQH tahun sebelumnya, Kepri mendapat peringkat ke-30, namun tahun ini mengalami kenaikan menjadi peringkat 7.

“Kenaikan peringkat ini menunjukkan adanya progres disitu. Perlu saya tekankan, saya tidak mau SDM yang bertanding mewakili Kepri berasal dari luar, jika ditemukan maka akan didiskualifikasi, meskipun kualitasnya hebat, karena saya mau melihat seberapa besar kemampuan anak-anak kita,” kata Marlin.

Menurut Marlin, ajang LPTQ bukan sekadar seremonial pelaksanaan, tetapi bagaimana mengembangkan kemampuan dan pengetahuan ilmu agama Islam putra-putri Kepri. Untuk mewujudkannya, ia membutuhkan dukungan dari seluruh LPTQ di Kabupaten/Kota.

“Pelatihan ini adalah tahap pemula untuk yang mau jadi Dewan Hakim. Akan ada diklat lanjutan dan mahir, sampai menjadi Dewan Hakim profesional. Ada kaderisasi dalam Dewan Hakim ini,” terangnya.

Marlin memiliki program untuk menyaring bakat-bakat dari santri TPQ sejak usia dini hingga SD sampai SMP. Dengan demikian ketika ada perlombaan dan dibutuhkan peserta sudah ada bibit baru yang tinggal dilatih dan disempurnakan.

“Kami akan membuat, pelatihan khusus untuk kecamatan di daerah masing-masing. Saya ingin juga memberikan pengembangan pada bakat potensial untuk tingkat nasional.  Mulai dari pelatihan dewan Hakim tahap pemula ini. Kalau Dewan Hakim dan peserta kuat maka prestasi kita akan naik sampai menjadi juara umum, ini dibutuhkan kerja keras,” jelasnya.

Marlin Agustina dalam sambutannya berpesan kepada peserta bahwa kunci kesuksesan MTQ terletak pada Dewan Hakim dan peserta. “Kalau SDM kedua komponen ini kuat insyaallah penyelenggaraan MTQ dapat berjalan dengan baik. kita berharap peningkatan kualitas Dewan Hakim dan peserta di tahun depan. Kita naikkan peringkat kita pada ajang MTQ Nasional dari peringkat 4 tahun ini,” ujar Marlin.

“Untuk mewujudkan harapan tersebut maka perlu kerja sama dan bersatu padu melalui lembaga LPTQ yang ada di Kabupaten/Kota di Provinsi Kepulauan Riau. Melalui pelatihan ini semoga mampu membuka wawasan dan pikiran kita menjadi lebih baik lagi,” tandasnya. (rel)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar