Polres Bintan Tangani 3 Perkara Tanah Sepanjang Tahun 2021

KBRN, Tanjungpinang; Polri terus melakukan upaya pemberantasan kasus dugaan mafia tanah. Sepanjang tahun 2021 ini tercatat sudah ada 3 perkara yang ditangani oleh Satreskrim polres Bintan, Polda Kepri.

“Ada tiga laporan polisi yang masuk yang sudah kita tangani, arahnya pemalsuan surat," kata AKP Dwi Atmoko, Senin (6/12)

Kapolres Bintan AKBP Tidar Ulung Dahono melalui Kasatreskrim Polres Bintan AKP Dwi atmoko kepada RRI mengatakan, jumlah tersebut tercatat sepanjang bulan januari hingga awal desember 2021.

“dari tiga laporan tersebut pihaknya telah menetapkan enam belas orang tersangka dalam perkara itu,”Katanya

Kasat menyebutkan, tiga perkara ini atas laporan masyarakat atas pemalsuan surat tanah dengan puluhan hektar di beberapa lokasi di Kabupaten Bintan.

”Adapun rincian dari penanganan perkara tersebut adalah, satu diantaranya masih proses penyelidikan, dalam tahap penyidikan. Lalu, dua kasus sudah dilimpahkan tahap satu,”Sebutnya

Adapun pasal yang disankakan kepada para tersangka yakni  pasal Pasal 263, 264, 266, dan 372 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang Penipuan dan Pemalsuan Dokumen dengan ancaman kurungan penjara 6 tahun

Kasatreskrim juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dengan mafia tanah. Menurutnya, Kelompok ini bergerak dengan banyak modus operandi seperti pura-pura membeli tanah atau menjual tanah dengan harga bervariasi maupun lain sebagainya.

“Selain itu, pemilik tanah juga harus membuat sertipikat sebagai bukti atas kepemilikan tanahnya guna menghindari terjadinya konflik di kemudian hari,” Tutupnya (RB)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar