Kurangi PHK, Upaya Pemerintan Tekan Angka Pengangguran

KBRN, Tanjungpinang : Pemerintah terus berupaya menekan angka pengangguran di Kepri yang kini persentasenya sebesar 9.93% pada tahun 2021. 

Salah satu upaya yang dilakukan sesuai dengan instruksi Kemenaker melalui surat edaran yabg telah diterbitkan yakni menekan angka PHK. Dikatakan Mangara Simarmata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kepri bahwa berdasarkan instruksi kemenaker, apabila terjadi masalah perburuhan antara pekerja dan perusahaan, harus dilakukan upaya mediasi terlebih dahulu.

"Sesuai dengan instruksi kemenaker, pekerja dan perusahaan yang terlibat masalah perburuhan harus dilakukan mediasi teelebih dahulu," ujar Mangara pada Kamis (2/12/2021). 

Mediasi yang dimaksud adalah kesempatan bagi tenaga kerja untuk tidak langsung kehilangan pekerjaan, karena bagaimanapun di masa pandemi ini mereka membutuhkan penghasilan untuk support hidup. 

"Mungkin bisa dilakukan kesepakatan upah atau pemotongan jam kerja, sehingga para pekerja tidak serta merta langsung kehilangan pekerjaan," ucapnya. 

Dikatakan Mangara, untuk para pekerja yang sudah terlanjur kehilangan pekerjaan, pihaknya juga telah menggelar berbagai kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan skill. Seperti program pemagangan yang baru-baru ini dilakukan di berbagai perusahaan. 

"Kita juga ada program pemagangan, dan hasilnya merrka semua diterima oleh perusahaan," tambahnya. 

Bersama perusahaan yang bergerak di bidang penempatan tenaga kerja, Disnakertrans Kepri juga terus mendorong untuk melakukan perekrutan di daerah Kepri. Hal ini bertujuan untuk mengurangi angka pengngguran di daerah. (Yn)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar