Status Dugaan Korupsi Dana Hibah FPK Anambas Naik ke Penyidikan

KBRN, Tanjungpinang; Cabang Kejaksaan Negeri Natuna di Tarempa menaikkan status penyelidikan dugaan penyimpangan dana hibah FPK Kabupaten Kepulauan Anambas ke tingkat Penyidikan.

Hal ini dilakukan karena berdasarkan hasil dari penyelidikan telah ditemukan dugaan kuat adanya peristiwa tindak pidana korupsi pada pengelolaan dana hibah yang bersumber dari APBD Kabupaten Kepulauan Anambas TA.2020.

Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Natuna di Tarempa Roy Huffington Harahap telah menerbitkan Surat Perintah Penyidikan tertanggal 28 Oktober 2021, tindak lanjut dari dilakukannya penyidikan perkara dugaan korupsi dana hibah FPK Kabupaten Kepulauan Anambas TA 2021.

“Sudah kita terbitkan surat perintah penyidikan perihal kasus dugaan korupsi dana hibah FPK itu, “ kata Roy Huffington Harahap kepada RRI, Kamis (28/10)

Roy menyebutkan, Penyidik Pidsus Cabjari Natuna di Tarempa akan melakukan kegiatan penyidikan dengan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, menyita barang bukti dan tindakan lainnya guna kepentingan penyidikan dan nantinya akan menetapkan tersangka dari tindak pidana korupsi tersebut.

“Nanti penyidik akan melakukan penyidikan serta pemriksaan terhadap saksi dan menyita barang bukti,” Sebutnya

Bahwa Kacabjari Natuna di Tarempa Roy Huffington Harahap berharap adanya dukungan dari masyarakat Anambas dalam menjalankan tugas selaku aparat penegak hukum di Kabupaten Kepulauan Anambas sekaligus menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dalam mengelola keuangan negara/daerah.

“Kita berharap masyarakat lebih teliti dan berhati-hati dalam mengelola keuangan negara, lakukan sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku,” Pungkasnya (RB)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00