Penertiban Spanduk Tanpa Izin

KBRN, Tanjungpinang : Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Kota Tanjungpinang menertibkan spanduk yang tidak memiliki izin yang dipasang di sejumlah fasilitas umum di kota Tanjungpinang.

Termasuk spanduk berisikan tulisan “Kami meminta walikota segera klarifikasi terhadap foto dibawah ini!!!” yang disebar oleh oknum tidak bertanggungjawab pada Minggu (17/10).

Penurunan spanduk tidak berizin dan terpasang bukan pada tempatnya ini dilakukan guna menjamin ketertiban umum dan ketentraman masyarakat.

“Tugas satpol menjaga ketertiban dan ketentraman masyarakat. Jadi, kita turunkan spanduk itu, karena yang tidak sesuai dengan aturan tentu kita tertibkan,” kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Kota Tanjungpinang, Ahmad Yani, Selasa (19/10/2021).

Terkait spanduk itu, Yani menyebut, dipasang di empat titik yakni, di batu 10, batu 7, Dompak, dan Tugu Proklamasi. Pihaknya melalui PPNS akan menyelidiki penyebaran spanduk tersebut.

“Semua sudah kita tertibkan. Nanti PPNS akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebar spanduk tersebut,” ucapnya.

Soal, pernyataan Ahmad Yani yang mengatakan bahwa menaruh kecurigaan terhadap sejumlah orang yang sempat mendesak ingin bertemu Wali Kota Tanjungpinang, Rahma sebagai penyebar spanduk tersebut.

Seperti yang disebutkan Wakil Koordinator Pejuang Marwah Tanjungpinang Solihin pada pemberitaan di media ulasan.co yang terbit 18 Oktober 2021 berjudul “Pejuang Marwah Minta Klarifikasi Kasatpol PP Terkait Penyebaran Spanduk Mirip Rahma”.

Atas hal itu, Yani menegaskan, dirinya tidak pernah membuat peryataan bahwa telah menuding atau menyebutkan nama orang maupun sekelompok orang sebagai penyebar spanduk tersebut sebagaimana yang telah diberitakan.

“Saya tidak pernah menyebut nama orang atau sekelompok orang. Apalagi menaruh kecurigaan atau menuding seseorang dan sekelompok orang. Itu tidak benar, saya tidak ada menyebut itu,” tegas Yani. (Rilis/Yn)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00