Aston Hotel Tanjungpinang, Sambut Rencana Travel Bubble dan Penghapusan PCR Bandara

KBRN, Tanjungpinang : Kebijakan pemerintah Provinsi Kepri untuk membuka gerbang pariwisata internasional melalui program travel bubble, dan melakukan upaya penghapusan PCR di bandara memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kunjungan wisatawan.

Dijelaskan oleh Sales and Marketing Manager Aston Hotel Tanjungpinang, Wulan Andarini bahwa sejak beberapa bulan terakhir, ada kenaikan occupation sekitar 30% sampai dengan 40%. Kenaikan ini diakui oleh Wulan didominasi oleh kunjungan domestic, dari luar daerah di Indonesia.

“Kenaikan kunjungan di Aston Tanjungpinang sendiri sangat terasa selama beberapa bulan belakangan ini, baik dari kunjungan kerja maupun masyarakat luar yang akan melakukan liburan di Kepri. Bahkan saat ini, meeting room kita sudah full booked,” ujar Wulan.

Menurutnya saat ini Aston Hotel sangat siap untuk menerima para wisatawan, terutama wisatawan asing. Kesiapan ini meliputi dari berbagai fasilitas terbaik, mulai dari internal hingga eksternal.

“Kita akan menjamin para tamu itu akan merasa nyaman, juga aman dengan kesemua staff kita sudah full vaksinasi serta kita juga menyiapkan satgas internal,” tambah Wulan.

Diceritakannya juga bahwa saat PPKM darurat beberapa bulan lalu, kunjungan di Aston Hotel Tanjungpinang menurun sangat drastic. Dalam beberapa waktu, bahkan pernah hanya ada dua kamar yang terisi oleh pengunjung, dari banyaknya kamar yang tersedia oleh Aston Hotel Tanjungpinang.

Dikatakannya pemerintah Provinsi Kepri memberikan dukungan yang maksimal pada pemulihan sector pariwisata. Dengan kebijakan Gubernur yang melakuakn penghapusan PCR di Bandara, tentu akan semakin memudahkan kunjungan dari luar daerah menuju Kepulauan Riau,” tambah Wulan.

“Kita juga berharap, kunjungan di Kepri dapat kembali meningkat. Apalagi sebelumnya Kepri merupakan daerah kunjungan wisata terbanyak kedua. Kita berharap Kunjungan di Kepri dapat kembali pulih seperti sebelumnya,” tutup Wulan. (YN)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00